7 Cara Mengatasi Kulit Gosong karena Terpapar Sinar Matahari, Begini Langkah yang Tepat

Andhika Feriawan • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 16:47 WIB
Ilustrasi paparan sinar UV bisa membuat kulit terlihat kusam. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi paparan sinar UV bisa membuat kulit terlihat kusam. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kulit yang terlihat lebih gelap atau “gosong” setelah terlalu lama beraktivitas di bawah sinar matahari merupakan kondisi yang cukup umum. Paparan sinar ultraviolet (UV), terutama UVA dan UVB, dapat memicu peningkatan produksi melanin sehingga warna kulit menjadi lebih gelap.

Selain perubahan warna kulit, paparan sinar matahari berlebihan juga dapat menyebabkan kulit kemerahan, terasa panas, kering, hingga mengelupas. Karena itu, kulit yang terbakar matahari membutuhkan perawatan yang tepat agar proses pemulihannya berjalan dengan baik.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kulit gosong akibat paparan sinar matahari.

1. Segera Hindari Paparan Matahari

Langkah pertama adalah mengurangi paparan sinar matahari, terutama ketika kulit mulai terasa panas atau kemerahan. Berteduh atau masuk ke dalam ruangan dapat membantu mencegah kerusakan kulit semakin parah.

Jika harus beraktivitas di luar ruangan, gunakan pakaian yang menutupi kulit, topi, atau payung sebagai perlindungan tambahan.

2. Kompres dengan Air Sejuk

Kulit yang terbakar atau terasa panas dapat dikompres menggunakan kain yang dibasahi air sejuk. Cara ini dapat membantu memberikan rasa nyaman dan mengurangi sensasi panas pada kulit.

Hindari menempelkan es secara langsung pada kulit karena suhu yang terlalu dingin dapat menyebabkan iritasi tambahan.

Baca Juga: Kulit Tampak Kusam Setelah Memakai Sunscreen? Kenali Penyebab, Kesalahan Penggunaan, dan Solusi Agar Wajah Tetap Cerah

3. Gunakan Pelembap

Kulit yang mengalami sunburn biasanya kehilangan kelembapan sehingga terasa kering dan mudah mengelupas. Penggunaan pelembap dapat membantu menjaga hidrasi kulit.

Produk yang mengandung aloe vera atau bahan pelembap seperti glycerin dapat menjadi pilihan untuk membantu menenangkan kulit yang terasa kering dan tidak nyaman.

4. Jangan Mengelupas Kulit secara Paksa

Ketika kulit mulai mengelupas, sebaiknya jangan menarik atau menggosok bagian tersebut. Pengelupasan paksa dapat menyebabkan iritasi dan meningkatkan risiko luka maupun infeksi.

Biarkan kulit mengelupas secara alami sambil tetap menjaga kelembapannya.

5. Perbanyak Minum Air

Paparan panas dan sinar matahari dapat membuat tubuh kehilangan cairan. Mencukupi kebutuhan cairan membantu menjaga kondisi tubuh sekaligus mendukung kelembapan kulit.

Jika kulit mengalami sunburn cukup luas, penting memperhatikan tanda-tanda dehidrasi seperti rasa haus berlebihan, mulut kering, lemas, atau frekuensi buang air kecil yang menurun.

6. Gunakan Sunscreen Setiap Hari

Setelah kulit mulai pulih, perlindungan terhadap sinar UV perlu menjadi kebiasaan. Gunakan sunscreen dengan SPF 30 atau lebih, terutama ketika akan beraktivitas di luar ruangan.

Sunscreen perlu diaplikasikan secara cukup dan dapat digunakan kembali sesuai petunjuk produk, terutama setelah berkeringat atau terkena air.

KUBaca Juga: 7 Langkah Mengatasi Kulit Kering Saat Musim Kemarau, Tak Perlu Mahal karena Bahannya Sudah Ada di Dapur

7. Hindari Scrub dan Produk yang Mengiritasi

Keinginan untuk menghilangkan kulit gelap dengan scrub atau produk pemutih yang keras justru dapat membuat kulit semakin iritasi, khususnya ketika lapisan kulit masih mengalami peradangan akibat paparan matahari.

Sebaiknya fokus terlebih dahulu pada proses pemulihan kulit dengan membersihkan secara lembut, menggunakan pelembap, dan melindunginya dari sinar UV.

Kulit Gosong Tidak Bisa Pulih dalam Semalam

Perubahan warna kulit setelah terkena sinar matahari tidak selalu bisa kembali seperti semula dalam waktu singkat. Tubuh membutuhkan waktu untuk memperbaiki kerusakan akibat UV dan mengurangi peningkatan pigmen yang terjadi setelah paparan matahari.

Karena itu, hindari penggunaan produk yang menjanjikan kulit putih secara instan. Perawatan yang lembut dan konsisten biasanya lebih aman untuk membantu kulit kembali ke kondisi normal.

Jika kulit mengalami lepuhan yang luas, nyeri berat, pembengkakan, demam, pusing, mual, atau tanda infeksi, sebaiknya segera mendapatkan pemeriksaan medis.

Yang tidak kalah penting, pencegahan tetap menjadi langkah utama. Menggunakan sunscreen, mengenakan pakaian pelindung, mencari tempat teduh, dan membatasi aktivitas di bawah sinar matahari ketika indeks UV tinggi dapat membantu mengurangi risiko kerusakan kulit akibat paparan sinar UV. (*)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
kulit gosong kulit sinar matahari Terbakar Sinar UV