RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Keramas merupakan salah satu kebiasaan penting untuk menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala. Namun, masih banyak anggapan bahwa keramas setiap hari dapat membuat rambut menjadi rusak, kering, bahkan mudah rontok.
Lantas, apakah anggapan tersebut benar atau hanya mitos?
Pada dasarnya, keramas setiap hari tidak selalu menyebabkan rambut rusak. Dampaknya sangat bergantung pada jenis rambut, kondisi kulit kepala, aktivitas sehari-hari, serta produk sampo yang digunakan.
Baca Juga: Mitos atau Fakta, Terlalu Sering Buang Air Kecil Salah Satu Tanda Diabetes?
Keramas Setiap Hari Tidak Selalu Buruk
Bagi orang yang memiliki kulit kepala berminyak, sering berkeringat, atau melakukan aktivitas yang membuat rambut mudah kotor, keramas lebih sering justru dapat membantu menghilangkan minyak, keringat, debu, dan sisa produk rambut.
Sebaliknya, orang dengan rambut yang cenderung kering atau keriting mungkin tidak membutuhkan keramas setiap hari. Terlalu sering mencuci rambut dengan produk yang kurang sesuai dapat mengurangi minyak alami yang membantu menjaga kelembapan rambut.
Sampo Juga Berpengaruh
Kerusakan rambut tidak hanya ditentukan oleh seberapa sering seseorang keramas. Jenis sampo yang digunakan juga memiliki peran penting.
Penggunaan sampo yang terlalu keras atau tidak sesuai dengan kondisi rambut dapat membuat rambut terasa kering, kasar, dan lebih mudah patah. Karena itu, pemilihan produk sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan rambut dan kulit kepala.
Perhatikan Kondisi Rambut dan Kulit Kepala
Tidak ada aturan yang sama untuk semua orang mengenai frekuensi keramas. Rambut dan kulit kepala yang cepat berminyak mungkin membutuhkan pencucian lebih sering, sementara rambut kering dapat dicuci lebih jarang.
Selain frekuensi keramas, cara mencuci rambut juga penting. Gunakan air yang tidak terlalu panas, pijat kulit kepala dengan lembut, dan hindari menggosok batang rambut terlalu keras.
Baca Juga: Mitos atau Fakta, Susu Sapi Dapat Menyebabkan Asam Lambung Naik?
Jadi, Mitos atau Fakta ?
Keramas setiap hari bisa membuat rambut rusak adalah mitos jika dianggap berlaku untuk semua orang. Keramas setiap hari tidak otomatis merusak rambut. Namun, frekuensi yang terlalu sering dengan produk yang tidak sesuai dapat membuat sebagian orang mengalami rambut kering atau kulit kepala tidak nyaman.
Karena itu, kunci utamanya bukan sekadar menghindari keramas setiap hari, melainkan menyesuaikan frekuensi keramas dengan kondisi rambut, kulit kepala, dan aktivitas sehari-hari. Jika muncul masalah seperti ketombe berat, gatal terus-menerus, atau kerontokan yang berlebihan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko