Penyuka Durian Wajib Tahu! Inilah Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Durian

Andhika Feriawan • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 20:06 WIB
Konsumsi durian secara berlebihan dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)
Konsumsi durian secara berlebihan dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan. (MAGNIFIC/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Durian dikenal sebagai "raja buah" karena cita rasanya yang khas, teksturnya yang lembut, serta aroma yang kuat. Buah ini menjadi favorit banyak orang, terutama saat musim panen tiba. Meski kaya akan nutrisi, para ahli mengingatkan bahwa konsumsi durian secara berlebihan dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan.

Durian mengandung berbagai nutrisi penting, seperti vitamin C, serat, kalium, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, buah ini juga memiliki kandungan kalori, gula, dan lemak yang relatif tinggi dibandingkan banyak jenis buah lainnya. Karena itu, porsi konsumsi perlu diperhatikan.

Salah satu dampak yang paling sering dikaitkan dengan konsumsi durian berlebihan adalah meningkatnya asupan kalori. Dalam jumlah besar, hal ini dapat berkontribusi pada kenaikan berat badan jika tidak diimbangi dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik yang cukup.

Selain itu, kandungan gula alami yang tinggi pada durian dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes atau mereka yang memiliki risiko gangguan metabolisme. Oleh karena itu, kelompok tersebut disarankan untuk membatasi konsumsi durian dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai porsi yang sesuai.

Bagi sebagian orang, makan durian dalam jumlah banyak juga dapat memicu gangguan pencernaan, seperti perut kembung, rasa tidak nyaman di lambung, atau diare. Kandungan serat yang tinggi memang baik untuk pencernaan, tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan keluhan pada saluran cerna.

Baca Juga: Kecamatan Gondang Diproyeksikan Sebagai Sentra Durian Kaya Variasi

Durian juga mengandung kalium dalam jumlah yang cukup tinggi. Pada orang dengan fungsi ginjal normal, hal ini umumnya tidak menjadi masalah. Namun, bagi penderita penyakit ginjal yang kesulitan membuang kelebihan kalium, konsumsi durian berlebihan dapat meningkatkan risiko penumpukan kalium dalam darah yang berbahaya.

Para ahli juga mengingatkan agar menghindari konsumsi durian bersamaan dengan minuman beralkohol. Kombinasi keduanya diduga dapat mengganggu proses metabolisme alkohol di dalam tubuh sehingga berpotensi menimbulkan efek yang tidak diinginkan, seperti mual, muntah, atau rasa tidak nyaman.

Meski demikian, bukan berarti durian harus dihindari sepenuhnya. Kuncinya adalah mengonsumsi buah ini dalam jumlah yang wajar sebagai bagian dari pola makan yang seimbang. Dengan memperhatikan porsi dan kondisi kesehatan masing-masing, masyarakat tetap dapat menikmati kelezatan durian tanpa mengabaikan kesehatan.

Editor : Bhagas Dani Purwoko
diabetes kesehatan Konsumsi Makanan durian