RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Temayang hingga kemarin (28/4) belum beroperasi maksimal. Masih terbatas layanan dasar. Target pelayanan penuh yang sebelumnya ditarget 1 Mei, terancam molor. Tentu ini berdampak kurang maksimalnya pelayanan kesehatan di wilayah selatan Bojonegoro.
"Belum selesai," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Ninik Susmiati
Menurut dia, RSUD Temayang masih menindaklanjuti rekomendasi visitasi pemerintah provinsi (pemprov). Dia melanjutkan, kemungkinan grand opening atau pelayanan penuh itu dimulai akhir Mei.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto menegaskan, selalu mendesak pemkab untuk segera merealisasikan dan mengoperasikan RSUD Temayang.
"Pemkab sendiri juga menyadari kebutuhan akan pentingnya RSUD Temayang. Tapi, memang ada beberapa hal teknis yang harus dipenuhi," kata Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro itu.
Sebagai informasi, hasil visitasi tim provinsi menyatakan, RSUD Temayang perlu perbaikan sebelum beroperasi penuh. Di antaranya membenahi ruang instalasi gawat darurat (IGD) dan ruang operasi atau operating kamer (OK) yang dinilai tidak sesuai.
Sebelumnya, layanan RSUD digadang memperkuat layanan kesehatan wilayah selatan ini menunggu hasil perbaikan. Target beroperasi penuh awal Mei. Namun, hingga kemarin masih belum selesai. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana