Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Masih Ada Ratusan Kasus TBC Terdeteksi di Blora, Pemkab Dorong Percepatan Deteksi dan Penanganan

Rahul Oscarra Duta • Jumat, 24 April 2026 | 08:30 WIB
TINJAU LANGSUNG: Wamenkes saat mengunjungi para lansia di Blora untuk identifikasi penyakit atau cek kesehatan gratis. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
TINJAU LANGSUNG: Wamenkes saat mengunjungi para lansia di Blora untuk identifikasi penyakit atau cek kesehatan gratis. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Target eliminasi tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Blora kian dikebut. Pemkab menegaskan komitmen mempercepat penemuan kasus demi menekan penularan.

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus meminta Blora jadi percontohan nasional penanganan TBC. Menurutnya, strategi harus agresif, mulai deteksi dini hingga pengobatan tuntas.

Data terbaru, hingga awal 2026 sudah ditemukan sekitar 350 kasus positif TBC. Sementara tren meningkat dari 1.485 kasus pada 2024 menjadi 1.676 kasus pada 2025. Angka ini menunjukkan penularan masih tinggi.

Baca Juga: Tercatat 2.802 Warga Bojonegoro Positif Mengidap TBC

Bupati Blora Arief Rohman menegaskan, percepatan eliminasi TBC menjadi prioritas daerah. ‘’TBC masih jadi tantangan serius, sehingga penanganannya harus dipercepat,” ujarnya.

Pemkab, lanjut dia, sudah menjalankan berbagai langkah, mulai skrining aktif (active case finding), pengobatan gratis, hingga terapi pencegahan tuberkulosis (TPT). Namun, kendala di lapangan masih ada, terutama kesadaran masyarakat dan jangkauan layanan.

‘’Penemuan kasus harus terus ditingkatkan agar rantai penularan bisa ditekan,” tegasnya. (hul/ind)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#penanganan tbc #tuberkulosis #kesehatan #TBC #blora