RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bagi Elva Nur Afifah, 24, merantau bukan hanya soal keberanian meninggalkan kampung halaman.
Menurutnya, hal itu sebagai kesiapan dalam berbagai aspek, termasuk kesehatan. Sebelumnya, Eva telah memastikan bahwa segala kebutuhan dasar telah terpenuhi.
Salah satunya adalah kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurutnya, kesehatan adalah modal utama agar ia bisa beraktivitas dengan tenang di tempat baru.
Baca Juga: Pengalaman Nyata Desly Criesti Huwae, Mudik Tenang Bersama JKN
“Sebelumnya, kepesertaan JKN aktif telah saya pastikan melalui Aplikasi Mobile JKN. Saat sakit dan membutuhkan perlindungan layanan kesehatan, sudah tidak perlu khawatir lagi. Selain itu, saya pun selalu disiplin membayar iuran tepat waktu. Menurut saya, kedisiplinan ini bukan saja hanya bentuk tanggung jawab. Bagi saya agar hidup menjadi tenang, salah satunya adalah mengupayakan Investasi kesehatan jangka panjang sejak dini,” jelasnya, (27/3).
Selanjutnya, Elva sangat bersyukur layanan JKN sekarang ini sangat mudah. Saat berobat ke faskes sudah tidak perlu antre lama lagi.
“Aplikasi Mobile JKN menjadi sarana yang sangat memudahkan pesertanya. Ketika suatu hari saya harus berobat ke faskes di kota perantauan, prosesnya juga mudah melalui aplikasi tersebut. Antrean online cukup praktis dan kami tidak menunggu lama di faskes. Semua terasa lebih mudah dan praktis, cukup melalui satu aplikasi dalam genggaman,” ungkap gadis asal Desa Duyungan, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro ini.
Baca Juga: JKN Jadi Andalan Dina Lestari Saat Mudik
Elva juga selalu memperhatikan pola hidup sehatnya, terutama setelah lebaran. Ia mengaku cenderung mudah lelah karena perubahan pola makan.
“Setelah lebaran, pola makan menjadi tidak teratur karena semua ingin dikonsumsi. Selanjutnya, saya rutin untuk melakukan Gerak 335. Menurutnya, gerakan ini sangat mudah, sederhana dan dapat dilakukan dimana saja agar tubuh tetap aktif. Olahraga teratur seperti jalan cepat dan senam ringan menjadi pilihan saya. Selain itu, konsumsi makanan dengan gizi yang seimbang. Mengurangi makanan yang berlemak, memperbanyak sayur dan buah harus dapat diupayakan setiap hari. Menurut saya, pola ini dapat memantau berapa banyak kalori yang terbakar setiap hari. Selanjutnya, kondisi tubuh saya pun harapanya dapat sehat dan bahagia selalu,” tuturnya.
Sebagai langkah pencegahan, Elva juga tidak pernah melewatkan Skrining Riwayat Kesehatan yang tersedia di Mobile JKN. Menurutnya, skrining ini sangat membantu untuk deteksi dini penyakit kronis. Selanjutnya, ia bisa mengambil langkah pencegahan lebih cepat.
Baca Juga: Aktifkan JKN, Tenangkan Hati: Kisah Marsya yang Tersadar Setelah Pengalaman Tetangga
“Saya merasa lebih tenang mengetahui kondisi kesehatan secara berkala. Merantau dan jauh dari keluarga harus mampu mandiri dalam segala hal. Aplikasi Mobile JKN adalah solusi praktis yang memudahkan hidup sebagai perantau. Satu aplikasi untuk berbagai kebutuhan layanan kesehatan. Pengecekan status kepesertaan, pembayaran iuran, antrean online, informasi fasilitas kesehatan, hingga layanan skrining. Semua bisa diakses kapan saja dan dimana pun saat dibutuhkan,” katanya.
Berkat kesiapan dan kedisiplinan itu akhirnya Elva menjalani hidup sebagai perantau dengan lebih percaya diri.
Baca Juga: Mobile JKN Hadirkan Kepastian dan Kemudahan bagi Peserta di Desa
Baginya, menjadi peserta JKN bukan hanya bentuk perlindungan, tetapi juga langkah nyata dalam menjaga kualitas hidup.
“Aplikasi Mobile JKN adalah sahabat terbaik yang selalu memudahkan. Layanan JKN yang cepat dan praktis tanda jika kepuasan pesertanya meningkat. Semoga keberlangsungannya selalu menemani masyarakat sampai kapan pun,” pungkasnya. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko