Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Waktu Paling Ideal untuk Berolahraga saat Berpuasa? Ini Penjelasan Dokter!

Hakam Alghivari • Senin, 18 Maret 2024 | 00:00 WIB
dr. Yudhistiro Andri Nugroho, Sp.An-TI, Kepala Instalasi ICU RSUD Soegiri Lamongan & Pembina Komunitas Lari SEGOBORUN
dr. Yudhistiro Andri Nugroho, Sp.An-TI, Kepala Instalasi ICU RSUD Soegiri Lamongan & Pembina Komunitas Lari SEGOBORUN

LAMONGAN, Radar Lamongan - Ada tips berolahraga untuk menjaga tubuh agar tetap bugar saat berpuasa. Ada beberapa waktu yang harus diperhatikan bagi penggemar olahraga, meskipun berpuasa.

Pada prinsipnya, olahraga di bulan Ramadan harus teratur dan terukur. Harus ada penyesuaian untuk tubuh. Sehingga volume dan intensitas olahraga dilakukan pengurangan, tak seperti hari – hari biasa.

Misalnya untuk olahraga lari. Pada hari biasa dilakukan selama satu jam, maka saat puasa cukup 30 menit hingga 40 menit.

Juga intensitasnya. Jika biasanya satu minggu misalnya berlari lima kali, maka saat puasa berkurang menjadi tiga kali berlari dalam seminggu.

Ada beberapa pilihan waktu. Sebelum sahur misalnya. Lari pada jam itu bisa dilakukan. Dari segi energi masih bagus. Jika haus, maka bisa langsung minum. Namun, kekurangannya harus bangun lebih pagi.

Pilihan waktu lainnya, setelah sahur. Untuk energi masih bagus karena usai makan sahur. Namun, perlu diperhatikan kondisi perut yang penuh. Jika digunakan berolahraga, maka tidak bisa nyaman. Dikhawatirkan mual dan muntah saat berolahraga. Selain itu, kalau haus tidak bisa minum.

Olahraga saat sore juga bisa. Satu jam sebelum buka puasa menjadi waktu yang paling bagus.  Karena asupan energi sudah habis,  asupan energi lemak yang digunakan. Ini cocok bagi program diet karena sangat efektif sekali olahraga di sore hari. Namun tetap saja intensitas dan speed harus berkurang karena butuh penyesuaian. Rasa haus juga bisa segera minum karena waktu berbuka puasa sudah tiba.

Olahraga malam hari, setelah beberapa jam berbuka juga bisa dilakukan. Resikonya, pola tidur agak kacau. Sebab, setelah olahraga tentunya badan terasa capek. sehingga hendak tidur susah. Pola tidur menjadi bergeser lebih malam lagi.

Berolahraga di bulan puasa seperti ini tak perlu mengejar target. Terpenting kuncinya mempertahankan kebugaraan tubuh. Sehingga, ibadah tetap lancar dan sehat. (mal)

Editor : Hakam Alghivari
#ramadan #dokter #kesehatan #olahraga #puasa #lamongan