Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Kolom Redaksi: Merangkai Cerita 2025

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 2 Januari 2025 | 15:10 WIB
Ilustrasi Muhammad Suaeb (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi Muhammad Suaeb (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

 

Oleh:
Muhammad Suaeb
Pemred Radar Bojonegoro

 

SEBELUM menatap masa depan, mari menengok kebelakang sebentar selama 2024. Banyak catatan penting yang memengaruhi perubahan di 2025 ini, terutama tentang kebijakan yang bersentuhan langsung kepada masyarakat.

Hampir semua kebutuhan warga Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, dan Blora, dari bangun tidur hingga tidur lagi, tentu tak lepas dari kebijakan pemerintah. Misalnya, saat bangun tidur, ke toilet, pasti membutuhkan air.

Di tiga kabupaten ini, air bersih dikelola perusahaan air minum daerah (PDAM), atau salah satu badan usaha milik daerah (BUMD). Direktur perusahaan pelat merah ini ditentukan kepala daerah. Nah, kepala daerah dipilih melalui proses politik.

Kemudian dalam menjalankan aktivitas setiap hari, tak lepas dari energi listrik, yang dikelola PLN. Juga salah satu badan usaha milik negara (BUMN).

Nah, pada 2024 ada momen penting dalam menentukan pemimpin, mulai pusat hingga daerah. Termasuk penetapan PPN 12 persen yang berlaku mulai 1 Januari 2025.

Pada Februari 2024 silam, berlangsung Pemilu serentak, mulai Presiden-Wakil Presiden, DPR RI, DPD, DPRD provinsi, dan kabupaten. Saat itu proses penentuan siapa yang duduk di puncak eksekutif, dan kursi parlemen.

Dua lembaga ini memiliki peran penting dalam menjalankan pemerintahan. Mereka berhak menelorkan kebijakan tantang hajat hidup semua warga di Indonesia.

Kemudian pada 27 November 2024 lalu, juga telah berlangsung Pilkada serentak, warga diberi hak menentukan pucuk pimpinan di Pemkab Bojonegoro, Lamongan, dan Blora. Sesuai rencananya, (kalau tidak ada perubahan) akan berlangsung pelantikan serentak pada 10 Februari mendatang.

Proses perubahan terus dikawal tim redaksi Jawa Pos Radar Bojonegoro, yang setiap pagi disuguhkan kepada pembaca setia. Mengawali sebuah cerita, sebagai bahan diskusi dari warung kopi hingga meja bupati.

Memasuki 2025, media cetak yang terbit sejak 26 Juli 1999 ini tetap berkomitmen mengawal otonomi daerah. Sejak Pascareformasi, Jawa Pos Radar Bojonegoro hadir untuk terus mendorong akselerasi pembangunan daerah. Dengan rubrik yang selalu menginspirasi. Bukan hanya fokus sebagai kontrol kebijakan. Namun, juga mengedukasi dan menawarkan solusi setiap problem yang dihadapi masyarakat. Sebagaimana mandat UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Mulai Januari 2025 ini, Jawa Pos Radar Bojonegoro akan menyuguhkan karya jurnalistik terbaik untuk pembaca setia, demi menjunjung tinggi jurnalisme berkualitas.
Setiap hari Senin, akan menyuguhkan insight, mengulas persoalan terkini dengan mendalam dan menawarkan solusinya.

Kemudian setiap hari Sabtu, mengawal industri minyak dan gas (Migas) di Bojonegoro dan Blora, dengan rubrik Pojok Migas. Para pecinta sastra tetap kami kasih ruang dengan rubrik Lembar Budaya. Seputar cerpen dan puisi.

Kemudian setiap Minggu, mengajak para pembaca untuk memberikan tawaran solusi di setiap dinamika terkini di Bojonegoro, Lamongan, dan Blora. Dengan rubrik opini.

Kemudian dalam setiap hari, selain menyuguhkan informasi inspiratif, mulai politik, hukum, pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, olahraga hingga peristiwa menonjol. Juga akan menyuguhkan tokoh inspiratif untuk menginspirasi pembaca setia.
Termasuk mata radar, informasi berisi kontrol sosial untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Segala yang telah terjadi selama 2024 akan menjadi sebuah cerita di 2025 ini. Baik atau buruknya cerita, tergantung apa yang dilakukan, dan siapa yang menceritakan. Saat ini, akan menjadi cerita esok.

Saatnya, awal tahun ini kita mengawali rangkaian cerita 2025. Tentu dengan cerita yang membanggakan untuk generasi mendatang.

Wallahu Alam... (*)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#karya #radar bojonegoro #perubahan #rubrik #bojonegoro #masa depan #Cerita #solusi #lamongan #blora #Jawa Pos #jawa pos radar bojonegoro