RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN TK) Univeristas Bojonegoro (Unigoro) bakal digelar mulai hari ini (14/7) hingga 13 Agustus mendatang.
Selama sebulan, 792 mahasiswa peserta KKN TK bakal mengabdi di 28 wilayah berbeda di Bojonegoro.
Sehingga nantinya 792 mahasiswa tersebut juga bakal dipecah menjadi 28 kelompok.
“Lokasinya terdiri dari 16 situs geologi, 4 situs biologi dan 8 situs budaya,” papar Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unigoro, Laily Agustina.
28 Lokasi Tersebut Yaitu:
- Sendang Gong, Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno
- Gunung Pegat, Desa Gajah, Baureno
- Gua Fosfat, Desa Kunci, Kecamatan Dander
- Hutan Jati Desa/Kecamatan Dander
- Banyu Kuning, Desa Krondonan, Kecamatan Gondang
- Selo Gajah dan mata air panas, Desa Jari, Kecamatan Gondang
- Watu Gandul, Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang
- Agrowisata Kebun Belimbing, Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu
- Petilasan Angling Dharma, Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu
- Museum 13 SDN II Panjunan, Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu
- Wonocolo, Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan
- Struktur Antiklin Kawengan dan Makam Orang Kalang, Desa Kawengan, Kecamatan Wonocolo
- Penangkaran Rusa Malo, Desa/Kecamatan Malo
- Makam Wali Kidangan, Desa Sukorejo, Kecamatan Malo
- Pusat Kerajinan Gerabah Desa Rendeng, Kecamatan Malo
- Pusat Kebudayaan Masyarakat Samin, Desa/Kecamatan Margomulyo
- Wayang dan Tari Thengul, Desa Sumberejo, Kecamatan Margomulyo
- Kahyangan Api, Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem
- Pundak Bengawan Solo, Desa Prangi, Kecamatan Padangan
- Negeri di Atas Angin, Desa Deling, Kecamatan Sekar
- Kawasan Agrowisata Desa Klino, Kecamatan Sekar
- Kedung Nglantung, Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras
- Wayang Krucil, Desa Glagahwangi, Kecamatan Sugihwaras
- Kedung Maor, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang
- Gua Soko dan sumber mata air panas, Desa Soko, Kecamatan Temayang
- Kesenian Tayub Bojonegoro, Desa Jono, Kecamatan Temayang
- Kampung Bengawan, Desa Padang, Kecamatan Trucuk
- Desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno
Seluruh lokasi tersebut menjadi lokasi pengabdian masyarakat oleh mahasiswa peserta KKN TK. Diharapkan masing-masing daerah tersebut dapat menelurkan satu jurnal terakreditasi dari setiap kelompok.
“Bahkan bisa lebih, karena ada beberapa kelompok yang berencana membuat lebih dari satu jurnal,” jelas Laily.
Nantinya, jurnal akademik tersebut bakal dikumpulkan dan digunakan sebagai bahan kajian akademik pendukung untuk proyek Kabupaten Bojonegoro sebagai Kawasan Geopark.
“Nanti jurnal-jurnal tersebut bakal dikumpulkan ke UNESCO sebagai bahan pendukung pendaftaran UNESCO Global Geopark,” tambah Laily. (edo/cho)
Editor : Yuan Edo Ramadhana