Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Misi Artemis II NASA Telah Usai, Awak Pesawat Mendarat Selamat di Samudra Atlantik dengan Oleh-Oleh Penelitian Bulan

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 11 April 2026 | 16:20 WIB

 

(Dok. NASA)
(Dok. NASA)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Misi antariksa Artemis II milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) akhirnya mencapai penyelesaian pada Sabtu dinihari (11/4). Setelah terbang satu setengah minggu mengelilingi bulan, kru misi yang berada di dalam modul kapsul Orion tersebut  berhasil mendarat di wilayah Samudra Atlantik, tak jauh dari markas angkatan laut AS di perairan kota San Diego.

Tiga awak NASA, yakni Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch, serta satu awak dari Badan Antariksa Kanada (CSA), Jeremy Hansen menyelesaikan misi dengan waktu pelaksanaan 10 hari tersebut dengan mencatatkan rekor fantastis. Mereka menjadi kelompok manusia yang berhasil menyelesaikan perjalanan luar angkasa terjauh, dengan total jarak 1.117.658 kilometer atau 694.481 mil.

Rekor tersebut memecahkan rekor sebelumnya yang terjadi saat penjelajahan roket Apollo 13 yang dilaksanakan pada 1970 silam. Namun berbeda dengan penjelajahan tersebut, awak Artemis II tidak diperintahkan untuk mendarat di bulan, dan difokuskan menyelidiki sisi jauh bulan dari angkasa.

Baca Juga: Cuma Bermodal iPhone 17 Pro, Astronot NASA Abadikan Foto Permukaaan Bumi dan Bulan

Pemandangan permukaan sisi jauh bulan dipandang dari dalam Artemis II. Bumi nampak dari jauh dengan bentuk bulan sabit (atau mungkin bumi sabit?). (Dok. NASA)
Pemandangan permukaan sisi jauh bulan dipandang dari dalam Artemis II. Bumi nampak dari jauh dengan bentuk bulan sabit (atau mungkin bumi sabit?). (Dok. NASA)

Dalam penerbangan tersebut, Wiseman dkk. juga mencetak rekor baru lain, yakni jarak terjauh dari bumi. Modul Orion berhasil menggapai jarak paling jauh hingga 406.771 km dari bumi saat menjelajahi sisi jauh bulan.

Misi Artemis II sendiri merupakan misi penerbangan antariksa pertama NASA setelah terakhir kali menerbangkan umat manusia ke luar angkasa pada 2011 silam. Selain itu, mini ini juga menjadi misi penjelajahan bulan pertama yang dilakukan NASA sejak misi Apollo 17 pada 1972.

“Reid, Victor, Christina, dan Jeremy, selamat datang kembali, dan selamat atas pencapaian yang benar-benar bersejarah. NASA berterima kasih kepada Presiden Donald Trump dan mitra di Kongres karena telah memberikan mandat dan sumber daya yang memungkinkan misi ini dan masa depan Artemis,” ujar Administrator NASA, Jared Isaacman dalam sambutan resmi lembaga pada Sabtu (11/4).

Saat ini, Wiseman dkk. bakal menginap sehari di dalam kapal USS John P. Murtha untuk menjalani pemeriksaan medis serta-merta setelah mendarat ke bumi, serta untuk melakukan penyesuaian iklim setelah 10 hari terbang tanpa gravitasi. Rencananya, mereka akan kembali ke daratan pada Minggu dinihari (12/4) untuk pulang ke markas NASA di kota Houston.

“Kami semua langsung bernafas lega setelah pintu modul berhasil dibuka. Semua awak penerbangan dalam keadaan sehat, senang, dan siap kembali ke Houston,” jelas Direktur Penerbangan NASA, Rick Henfling mewakili Wiseman dkk. sebagaimana dikutip dari BBC.

Wakil Administrator NASA, Amit Khsatriya meyakini  dengan suksesnya penerbangan Artemis II, NASA dan umat manusia siap untuk melaksanakan misi yang lebih berat lagi, yakni kembali mendarat serta mencoba tinggal di bulan. Selain berhasil menguji material modul antariksa dan memperoleh banyak hasil penelitian permukaan bulan, Wiseman dkk. juga berhasil menjalani keseharian di luar angkasa layaknya ketika mereka masih menjejak bumi.

“Para pekerja yang terlibat dalam proyek ini telah berhasil melindungi awak penerbangan yang menjelajah dalam kecepatan 25 ribu mil per jam (40.233 kilometer per jam) di angkasa hingga kembali pulang. Sebaliknya, Artemis II berhasil membuktikan kuatnya kendaraan dan kerjasama yang bakal membawa umat manusia kembali ke bulan lebih jauh ketimbang setengah abad lalu,” ujar Amit. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#artemis ii #penjelajahan bulan #nasa #luar angkasa #bulan