Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Selamat Datang! Usai Penantian 14 Tahun, Timor Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 26 Oktober 2025 | 21:22 WIB
Seluruh anggota ASEAN, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto dan PM Timor Leste Xanana Gusmao membuka KTT ASEAN ke-47 pada Minggu (26/10). (Dok. ASEAN)
Seluruh anggota ASEAN, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto dan PM Timor Leste Xanana Gusmao membuka KTT ASEAN ke-47 pada Minggu (26/10). (Dok. ASEAN)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Persatuan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) akhirnya punya anggota terbaru setelah sekian lama berdiri. Tetangga Indonesia, Timor Leste resmi menjadi anggota ke-11 persatuan negara tersebut.

Timor Leste resmi mendapatkan status keanggotaan melalui deklarasi peresmian pada Minggu siang (26/10) di KTT ASEAN ke-47 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Negara yang dulunya merupakan bagian dari Indonesia tersebut menjadi anggota baru pertama ASEAN setelah kurang lebih seperempat abad, dengan Kamboja jadi anggota terakhir sebelumnya.

Dalam peresmian tersebut, Timor Leste diwakili oleh presiden mereka, Jose Ramos-Horta, serta perdana menteri negara tersebut, Xanana Gusmao. Namun hanya Xanana yang mewakilkan Timor Leste dalam penandatanganan deklarasi bergabungnya negara berbahasa resmi Portugis tersebut.

Sementara itu, seluruh pemimpin negara ASEAN turut menandatangani deklarasi tersebut, termasuk Presiden RI, Prabowo Subianto. Hanya Myanmar yang juga menunjuk perwakilan untuk penandatangan deklarasi, yakni Menteri Luar Negeri mereka, U Hau Khan Sum.

Kepada kantor berita Malaysia, Bernama, Presiden Ramos-Horta mengaku bersyukur dapat diterima sebagai anggota ASEAN. “Tujuan kami adalah mendukung visi ASEAN yang selalu berjalan bersama, dan membantu para anggota mewujudkan perdamaian, kemakmuran dan keadilan. Mungkin suatu hari saya ingin mencalonkan organisasi ASEAN untuk meraih Nobel Perdamaian,”ungkapnya.

Sementara itu, PM Gusmao berpandangan sudah selayaknya Timor Leste menjadi anggota ASEAN, dengan status mereka sebagai negara serumpun dan bertetangga dengan visi serupa. “Kami bergabung dengan rasa rendah hati namun juga bangga, dengan menerima pokok dasar ASEAN berupa rasa saling hormat, kerjasama damai, dan bersatu dalam keberagaman,” paparnya kepada Straits Times.

Indonesia sendiri menyambut keanggotaan Timor Leste dengan hangat. Melalui rilis resmi kementerian, Menteri Luar Negeri, Sugiono mengklaim akan mengawal keanggotaan Timor Leste bersama para negara anggota lain.

“Ini bukan merupakan akhir, melainkan awal bagi Timor Leste untuk menyempurnakan proses internalnya dan bagi kita semua untuk mendukung integrasi penuh negara tersebut ke ASEAN,” jelasnya.

Keanggotaan Timor Leste tercapai setelah negara tersebut telah menyerahkan instrumen aksesi Piagam ASEAN, serta Piagam Zona Bebas Senjata Nuklir ASEAN (SEANWFZ) pada Sabtu. Prosesi tersebut merupakan puncak dari proses pengajuan keanggotaan yang telah berlangsung sejak 2011 silam. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#José Ramos-Horta #xanana gusmao #sugiono #indonesia #timor leste #malaysia #keanggotaan #Presiden RI #anggota baru #Persatuan Bangsa #kuala lumpur #deklarasi #asia tenggara #asean