Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Ternyata Militer AS Sudah Mulai Andalkan AI di Lapangan! Begini Kegunaannya Menurut Mereka

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 19 Oktober 2025 | 01:11 WIB
(Dok. US Army)
(Dok. US Army)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Seiring kemajuan teknologi, berbagai bidang kehidupan juga turut merasakan manfaatnya. Bahkan bidang-bidang yang lebih ekstrem seperti militer juga ikut merasakan manfaatnya.

Kecerdasan buatan (AI) sudah lama menjadi perbincangan dan bahan penelitian di bidang militer, terutama dalam pengembangan alutsista nirawak. Namun kini ada penggunaan yang lebih praktis lagi, yakni pengambilan keputusan menggunakan chatbot ayau percakapan dengan AI.

Manfaat tersebut diungkapkan oleh Penjabat Komandan Angkatan Darat Kedelapan (Eighth Army) Amerika Serikat, Mayjen William Taylor pada Senin (13/10). Selama memimpin pasukan yang bertugas sebagai perpanjangan tangan militer AS di di Korea Selatan tersebut, komandan yang akrab disapa Mayjen Hank tersebut menggunakan ChatGPT untuk membantunya mengambil keputusan.

“ChatGPT dan saya sudah semakin akrab belakangan ini. Sebagai seorang komandan, AI merupakan bidang yang sangat menarik perhatian saya. Terlebih saya sudah lama berkarir di bidang militer, bahkan sebelum zaman komputer,” jelasnya kepada awak media AS, sebagaimana dikutip dari Defensescoop dan Arstechnica.

Mayjen Hank menyebut tidak hanya dirinya, pasukan yang dipimpinnya juga rajin menggunakan bantuan ChatGPT untuk berbagai keperluan. Penggunaannya beragam, mulai dari keperluan ringan seperti menulis laporan harian, hingga keperluan taktis, terutama mengumpulkan intel.

“Mulai dari keperluan menulis laporan, hingga mengumpulkan intel dan membuat prediksi, menurut saya ini yang membuat saya tertarik terhadap AI. Hal ini melengkapi modernisasi militer,” papar pria yang juga menjadi Kepala Komando PBB di Korsel tersebut.

Untuk dirinya sendiri, Mayjen Hank menggunakan bantuan AI untuk mengambil keputusan dalam dinas harian. “Sebagai seorang komandan tentu saya ingin mengambil keputusan yang baik dan akurat. Saya ingin kepastian bahwa saya dapat mengambil keputusan di saat yang tepat untuk memperoleh banyak keuntungan,” jelasnya.

“Salah satu hal yang belakangan saya bahas dengan pasukan saya adalah kemampuan mengambil keputusan secara individu, yang merupakan aspek penting dalam kehidupan. Sehingga akhir-akhir ini saya meminta bantuan (AI) untuk membuat model logika untuk membantu kami semua, terutama dalam tata kelola organisasi dan kesiapan militer secara keseluruhan,” papar Mayjen Hank lebih lanjut.

Tentu, penggunaan AI oleh kalangan militer juga menjadi perhatian tersendiri di bidang kemanusiaan. Sebelumnya pada September lalu, Sekretaris Jendral PBB Antonio Guterres mewanti-wanti tentang penggunaan AI dari sisi kemanusiaan, serta potensi penyalahgunaannya.

“AI sudah bukan lagi angan-angan, dan kini sudah mengubah tatanan hidup manusia dengan sangat cepat. Pertanyaannya sekarang bukan tentang bagaimana AI akan memengaruhi perdamaian internasional, namun bagaimana kita dapat menanamkan pemikiran tersebut untuk AI,” jelas Guterres dalam majelis PBB lalu. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#amerika serikat #militer #pasukan #Antonio Guterres #kecerdasan buatan #teknologi #komando #intel #mengambil keputusan #Komandan #model #komputer #pbb #alusista #ChatGPT #angkatan darat #ai #korea selatan #percakapan #chatbot