Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Merasa Anak Dianiaya Ustad, Bapak Melapor

M. Yusuf Purwanto • Rabu, 24 Mei 2023 | 17:45 WIB
Ilustrasi (Ainur Ochiem/RDR.BJN)
Ilustrasi (Ainur Ochiem/RDR.BJN)
MADURAN, Radar Lamongan – Sam, asal Kecamatan Pucuk, terluka di dada yang diduga dilakukan ustadnya berinisial A dan S di salah satu ponpes di Kecamatan Maduran.

M Khoir, orang tua Sam, yang tak terima dengan derita yang dialami anaknya, melaporkan penganiayaan itu ke Mapolres Lamongan.

Dia menjelaskan, kejadiannya beberapa hari lalu (17/5). Sam masuk ke kamar tidur kelas 8. Sam membuka lemari hendak mengambil hanger pakaian bersama empat temannya. Dua ustad mengetahuinya setelah melihat rekaman CCTV. Karena alasan penghuni kamar tersebut pernah kehilangan uang, Sam disidang dan diduga dipukul.

‘’Anak saya tak mengambil uang tersebut. Hanya saja ingin mengambil hanger baju untuk menjemur,’’ klaimnya.

Setelah kejadian itu, Khoir menjenguk anaknya yang hendak wisuda kelas lX. Saat itu, Sam sudah tidur di kamar pondok. Khoir memutuskan pulang. Pelapor datang lagi ke pondok (21/5) dan membawa pulang Sam yang badannya terasa panas.

Khoir lalu memanggil tukang pijat untuk anaknya. Saat itulah diketahui dada kiri Sam terasa sakit.

Keesokan harinya, Sam dibawa ke Puskesmas Pucuk. ‘’Saya bawa ke Puskesmas Pucuk, ternyata dirujuk ke RSUD Soegiri Lamongan,’’ jelas Khoir.

Di RSUD Soegiri, Sam beberapa kali batuk. Menurut Khoir, dokter menjelaskan ada luka di bagian dada kiri akibat benda. Dia akhirnya memutuskan melaporkan kejadian yang dialami anaknya ke polisi.

Kanit Pidum Polres Lamongan, Iptu Sunandar, membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. (mal/yan) Editor : M. Yusuf Purwanto
#ustad #Lapor Polisi #lamongan #aniaya