RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Bojonegoro belum aman dari kasus pencurian kendaraan bermotor. Buktinya, telah terjadi aksi pencurian motor di Kecamatan Sugihwaras dan Padangan.
Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro mengimbau masyarakat agar lebih waspada curanmor, yang belakangan marak terjadi. Rerata pencurian karena pengendara meninggalkan kunci motor.
Berdasarkan data dihimpun, kejadian pencurian bulan ini terjadi di alfamart Sugihwaras pada 19 Agustus lalu, yakni honda scoopy dengan nomor polisi S 6506 ABG.
Kemudian, pada 10 Agustus pencurian sepeda motor terjadi di Balai Desa Ngradin, Kecamatan Padangan, honda Vario S 5939 ABW.
Polres Bojonegoro menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan kendaraan. Seperti kendaraan terkunci dengan aman, parkir di tempat yang telah ditentukan.
"Tidak meninggalkan kunci di kendaraan, memastikan stang motor terkunci, serta menggunakan kunci ganda untuk keamanan tambahan," terang Kasi Humas Polres Bojonegoro AKP Karyoto.
Dia menambahkan, bahwa masyarakat perlu menyadari bahwa tindak kriminalitas dapat terjadi karena adanya kelalaian dari pemilik kendaraan. Sementara, pemilik tempat guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. "Bagi pemilik, pengelola, atau pengurus tempat fasilitas umum agar memasang CCTV," terangnya.
AKP Karyoto menyampaikan, bahwa pelaku ranmor rerata terjadi di wilayah desa,.aat ini masih dalam upaya pengejaran. Sementara itu, pelaku masih dalam upaya pengejaran. "Kebanyakan memang terjadi di wilayah Kecamatan-kecamatan," pungkasnya. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana