RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro dipastikan telah tiba di Madinah. Saat ini, mereka mulai menjalani rangkaian ibadah, termasuk salat arbain dan ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Bojonegoro, Abdullah Hafidz, menyampaikan bahwa kondisi jemaah secara umum dalam keadaan baik sejak tiba di Tanah Suci.
“Alhamdulillah untuk kesehatan aman, jemaah Bojonegoro baik-baik saja,” ujarnya, Senin (4/5).
Hafidz menjelaskan, jemaah menjalani masa tinggal di Madinah selama sekitar sembilan hari. Selama itu, mereka difokuskan untuk melaksanakan salat lima waktu di Masjid Nabawi serta ibadah-ibadah sunnah lainnya.
Meski demikian, pihaknya tetap mengingatkan agar jemaah, khususnya lanjut usia, tidak memaksakan diri dalam beribadah.
Baca Juga: 102 ASN Bojonegoro Cuti Haji, Pastikan Layanan Publik Tidak Terganggu
“Untuk lansia sudah kami mitigasi agar tidak terlalu memforsir ibadah. Bisa melaksanakan di hotel, sedangkan yang mampu dipersilakan ke Masjid Nabawi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua KBIHU Masyarakat Madani, Sholikin Jamik, menyampaikan bahwa pendampingan juga dilakukan untuk membantu jemaah memahami aspek sejarah selama berada di Madinah.
“Jemaah juga didampingi untuk memahami sejarah Nabi selama di Madinah,” ujarnya.
Diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar selama berada di Madinah sebelum melanjutkan rangkaian ibadah berikutnya. (kam/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana