RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Menunaikan ibadah haji bersama pasangan adalah impian spiritual terbesar bagi banyak keluarga di Indonesia. Namun, niat suci ini harus dibarengi dengan strategi finansial yang presisi, mengingat biaya haji terus mengalami penyesuaian demi menjaga kualitas layanan di Tanah Suci.
Bagi Anda warga Bojonegoro dan sekitarnya yang berencana mendaftar di tahun 2026, memahami rincian biaya per embarkasi adalah langkah pertama yang krusial. Pasalnya, jarak geografis menentukan besaran biaya perjalanan yang harus Anda bayar.
Membedah Angka: BPIH vs Bipih 2026
Pemerintah dan DPR RI telah menyepakati rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1447 H/2026 M sebesar Rp87,4 juta. Namun, perlu dicatat bahwa jemaah tidak perlu membayar penuh angka tersebut. Berkat subsidi dari nilai manfaat yang dikelola BPKH, jemaah rata-rata hanya perlu membayar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebesar Rp54,1 juta.
Baca Juga: BPIH 2026 Turun Rp 2 Juta secara Nasional, Namun Biaya Haji Per Embarkasi Belum Ditentukan
Simulasi Pasangan: Embarkasi Surabaya Paling Tinggi?
Khusus bagi warga Jawa Timur yang berangkat melalui Embarkasi Surabaya (SUB), terdapat perbedaan angka berdasarkan Keppres Nomor 34 Tahun 2025.
-
Biaya Per Orang (Surabaya): Rp60.645.422
-
Estimasi Total Suami Istri: Rp121.290.844
Sebagai perbandingan, Embarkasi Aceh mencatatkan biaya terendah di angka Rp45,1 juta per orang. Perbedaan ini dipengaruhi oleh biaya penerbangan dan durasi perjalanan dari masing-masing titik keberangkatan.
Strategi Mengatasi Inflasi Biaya Haji
Menunggu antrean haji yang mencapai puluhan tahun memerlukan ketahanan finansial. Mengutip literatur perencanaan keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), calon jemaah sangat disarankan untuk memiliki instrumen investasi syariah yang mampu mengimbangi laju inflasi biaya haji tahunan.
Baca Juga: Checklist Barang Bawaan Haji 2026: Apa yang Boleh Dibawa dan Dilarang?
Sejarah menunjukkan bahwa meski ada subsidi nilai manfaat, angka Bipih cenderung mengalami kenaikan proporsional seiring meningkatnya standar layanan dan biaya operasional di Arab Saudi.
Syarat & Langkah Pendaftaran: Siapkan 50 Juta untuk "Nomor Porsi"
Agar impian berangkat berdua bisa segera masuk dalam antrean resmi, Anda perlu menyiapkan setoran awal sebesar Rp25 juta per orang (Total Rp50 juta untuk pasangan).
Syarat Dokumen:
-
Beragama Islam dan berusia minimal 12 tahun.
-
KTP domisili (Bojonegoro/sesuai alamat saat ini) dan Kartu Keluarga.
-
Akta Kelahiran/Buku Nikah/Ijazah.
-
Tabungan Haji pada Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH.
Baca Juga: Kartu Nusuk Jemaah Haji 2026 Kini Dibagikan Langsung di Embarkasi: Jaminan Ibadah Tenang dan Legal
Alur Pendaftaran Singkat:
-
Buka Tabungan: Datangi BPS-BPIH terdekat dan setor Rp25 juta untuk mendapatkan Nomor Validasi.
-
Kemenag Kabupaten: Bawa bukti setoran ke Kantor Kemenhaj (Kementerian Agama) Kabupaten/Kota setempat maksimal 5 hari kerja setelah setor.
-
SPPH & Nomor Porsi: Isi Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH). Setelah diverifikasi, Anda akan menerima Nomor Porsi sebagai bukti antrean resmi.
Mulai Lebih Awal, Berangkat Lebih Tenang
Mengingat antrean haji di wilayah Jawa Timur yang cukup panjang, mendaftar lebih awal bersama pasangan adalah keputusan bijak. Dengan simulasi dana sekitar Rp121 juta untuk pasangan di Embarkasi Surabaya, Anda bisa mulai menyusun rencana tabungan jangka pendek untuk mengejar setoran awal. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko