RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik melintas benua, melainkan puncak perjalanan spiritual bagi setiap Muslim. Sebagai rukun Islam kelima, kewajiban ini diperuntukkan bagi mereka yang telah memiliki istitha'ah, kemampuan secara fisik, mental, hingga finansial, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an Surat Ali 'Imran ayat 97.
Bagi masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya yang masuk dalam daftar keberangkatan tahun ini, penting untuk memahami lini masa perjalanan agar persiapan semakin matang. Berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) terkait penyelenggaraan haji, fase keberangkatan akan dimulai pada akhir April 2026.
1. Memulai Langkah di April 2026: Gelombang Pertama
Awal perjalanan dimulai dengan masuknya jemaah ke asrama haji pada 21 April 2026. Di sini, jemaah akan melalui proses finalisasi administrasi dan kesehatan sebelum terbang ke tanah suci.
Baca Juga: Kemenhaj Siapkan Skema Haji di Tengah Konflik Timur Tengah, Upayakan Jemaah Haji Tetap Berangkat
-
22 April: Kloter pertama mulai diberangkatkan menuju Madinah Al-Munawwarah.
-
1 Mei: Jemaah yang berada di Madinah mulai bergerak menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.
2. Puncak Ibadah di Mei 2026: Momen Paling Dinanti
Bulan Mei menjadi periode tersibuk dan paling sakral. Seluruh jemaah dari berbagai belahan dunia akan berkumpul untuk melaksanakan inti dari ibadah haji.
-
7 Mei: Mulai pengiriman jemaah gelombang kedua langsung ke Jeddah.
-
21 Mei: Batas akhir pemberangkatan jemaah dari Indonesia (Closing Date).
-
25 Mei: Pergerakan massal jemaah dari hotel di Makkah menuju padang Arafah.
-
26 Mei 2026: Wukuf di Arafah. Inilah puncak haji yang menentukan sah atau tidaknya ibadah seseorang.
3. Idul Adha dan Hari Tasyrik
Setelah berdiam diri di Arafah, jemaah akan merayakan Idul Adha 1447 H pada 27 Mei 2026, dilanjutkan dengan hari Tasyrik (melempar jumrah) hingga 30 Mei 2026 (Nafar Tsani).
4. Kepulangan ke Tanah Air (Juni - Juli 2026)
Proses pemulangan jemaah dilakukan secara bertahap untuk memastikan kenyamanan di bandara.
-
1 Juni: Gelombang pertama mulai terbang kembali ke Indonesia.
-
16 Juni: Bertepatan dengan Tahun Baru Hijriah 1448 H, gelombang kedua mulai dipulangkan dari Madinah.
-
1 Juli 2026: Seluruh rangkaian operasional haji berakhir seiring tibanya kloter terakhir di tanah air.
Kesiapan Fisik dan Kesehatan Jemaah
Menjalankan ibadah haji di tengah cuaca Arab Saudi yang dinamis memerlukan ketahanan fisik yang prima. Berdasarkan panduan dari Kementerian Kesehatan RI, calon jemaah sangat disarankan untuk melakukan latihan jalan kaki rutin setidaknya 30 menit setiap hari satu bulan sebelum keberangkatan. Hal ini penting untuk meminimalisir risiko kelelahan ekstrem saat melaksanakan tawaf dan sai yang memerlukan mobilitas tinggi.
Rangkuman Lini Masa Haji 2026
| Tanggal Penting | Agenda Perjalanan |
| 21 April 2026 | Jemaah masuk Asrama Haji |
| 22 April 2026 | Awal Keberangkatan Gelombang I (Madinah) |
| 21 Mei 2026 | Batas Akhir Keberangkatan dari Indonesia |
| 26 Mei 2026 | Puncak Wukuf di Arafah |
| 27 Mei 2026 | Idul Adha 1447 H |
| 1 Juni 2026 | Awal Pemulangan Gelombang I |
| 1 Juli 2026 | Akhir Pemulangan & Penutupan Operasional |
Perjalanan haji adalah panggilan yang sangat istimewa. Dengan mengetahui jadwal di atas, diharapkan Bapak dan Ibu jemaah dapat mengatur waktu dengan keluarga serta menyiapkan bekal kesehatan secara optimal. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko