MENGGAMBAR dan mewarnai menjadi bakat Raisya Khaira Kurniawan Putri sejak usia empat tahun. Bermula dari suka corat-coret di kertas. Anak akrab disapa Raisya ini, mendapat dukungan penuh dari orang tua. Saat menginjak usia lima tahun, didaftarkan dalam Sanggar Oknum Bojonegoro.
Ia selalu mencurahkan minatnya dengan sungguh-sungguh. Belajar setiap Jumat dan Sabtu. Kini, memasuki kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah (MI) International Class Program (ICP) Nurul Ulum Bojonegoro, generasi emas (emas) ini sudah memboyong ratusan prestasi. Dari dalam hingga luar kota.
"Aku suka menggambar. Kalau Jumat dan Sabtu ikut Sanggar Oknum," kata pelajar asal Kecamatan Kapas itu.
Baca Juga: Syahrazath Internauval Handira: Gemar Membaca dan Punya Ratusan Buku
Prestasinya pun tak main-main. Ia biasa mewakili Bojonegoro di tingkat provinsi. Bahkan, saat masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK) pada 2023. Kini tercatat sekitar 400 piala berhasil ia kantongi selama empat tahun terakhir. Tapi, tentu ada tantangan yang selalu Raisya hadapi.
Ia mengaku, sebelum lomba berlangsung sering merasa panik saat melihat waktu lomba yang terasa begitu cepat. "Karena kan waktu dan ukuran kertas sangat besar itu A3 ditentukan panitia. Jadi bisanya deg-degan, panik juga," ucap bocah sembilan tahun itu. (yna/msu)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah