Usai pensiun dari pemain sepak bola, Aries Tuansyah tak bisa jauh dari dunia si kulit bundar. Kini eks pemain belakang Persibo tersebut fokus menjadi pelatih SSB Cakra. Tentu untuk membagikan ilmu dan pengalamannya di sepak bola pada pemain muda.
M. IRVAN RAMADHON, Bojonegoro
SEPAK bola menjadi bagian penting dari Akhmad Aries Tuansyah. Mantan pemain Persibo tersebut tak bisa jauh dan lepas dari dunia si kulit bundar. Terlebih usai pensiun pada 2014 lalu, Aries hingga kini masih mengisi hari-hari dengan sepak bola. Tepatnya sebagai pelatih sekolah sepak bola (SSB) Cakra, Desa Kacangan, Kecamatan Tambakrejo.
Aries mulai menjadi pelatih SSB Cakra sejak 2018 lalu. Tepatnya ketika mendapatkan tawaran dari pemerintah desa untuk membagi ilmu sepak bolanya bagi anak-anak desa.
Pelatih berusia 42 tahun tersebut merasa menjadi pelatih SSB sebagai babak baru yang menyenangkan di kehidupannya. Terlebih memiliki ingin untuk berbagi ilmu, pengetahuan, dan pengalaman di dunia sepak bola.
Baca Juga: Akhmad Aries Tuansyah, Mantan Pemain Persibo: Pernah Bermain di Lima Era, Fokus Dampingi Usia Muda
Namun, menjadi pelatih SSB tentu mudah. Tentu harus memperbarui ilmu kepelatihan. Sehingga anak-anak yang dilatih bisa mengikuti perkembangan sepak bola modern.
Selain itu, menemukan cara agar anak-anak bisa terus rajin datang ke latihan menjadi tantangan. Tentu dengan membuat program latihan yang menyenangkan dan mudah dipahami manjadi hal yang bisa dilakukan.
''Dukanya kalau yang datang latihan sedikit," ungkap pelatih kelahiran Kabupaten Gresik tersebut.
Sebagai pelatih, pencapaian yang paling membanggakan dan membahagiakan bagi Aries adalah ketika anak-anak semakin berprogres dengan cara bermain yang benar. Juga ketika anak-anak semakin baik dalam berperilaku dan bersikap.
"Sukanya ketika anak-anak bisa berprogres dalam hal teknis, dan semakin rajin latihan," jelas pelatih 42 tahun itu
Tujuan Aries menjadi pelatih SSB tentu berbagi Ilmu, pengetahuan, dan pengalaman dalam dunia sepak bola. Sehingga bisa menelurkan bibit baru pesepak bola Bojonegoro. Termasuk menjadi penerus di klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro, Persibo.
Selain fokus menjadi pelatih SSB, mantan asisten pelatih Persibo musim lalu tersebut juga mendampingi sang putra berlatih bulu tangkis. Terlebih sang putra kini sedang meniti karir sebagai atlet bulu tangkis.
Aries harus mengatur sedemikian rupa waktu melatih SSB dan mendampingi sang putra supaya tidak bentrok. Terlebih sadar sang putra butuh pendampingan dari orang tua sebelum naik ke level berikutnya.
Baca Juga: Mengenal Kembali Jalan Karir Aries Tuansyah: Kenyang Pengalaman, Dua Kali Bawa Persibo Promosi
Menurut Aries dalam melatih sang putra yang diutamakan adalah membentuk kedisiplinan, kemauan yang besar dalam berjuang di bulu tangkis untuk masa depan. Juga juga terkait peningkatan fisik.
Sementara berkaitan target sebagai pelatih SSB, pelatih tinggal di Desa Kacangan tersebut adalah anak didik atau pemain muda semakin cinta dengan kegiatan di SSB dan berkembang dalam permainan.
''Juga mempunyai karakter yang baik nanti untuk kehidupan bermasyarakat," jelas eks pemain belakang Semen Padang FC itu. (*/msu)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah