Tidak hanya lahir dari rahim yang sama. Moh Rizki Bahri Aldian Setyono dan Moh Rizki Bachtiar Aldan Setyono juga sukses menorehkan prestasi yang sama di arena woodball. Baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.
DEWI SAFITRI, Bojonegoro
RENTETAN medali yang terkalungkan. Dengan piagam penghargaan tergenggam di tangan. Menjadi saksi bisu kehebatan dua rupa satu jiwa asal Bojonegoro. Moh Rizki Bahri Aldian Setyono dan Moh Rizki Bachtiar Aldan Setyono.
Saudara kembar berusia 17 tahun asal Desa Duyungan, Kecamatan Sukosewu ini tak henti-hentinya memborong podium kejuaraan woodball. Dari ajang Kejurkab hingga Kejurprov. Bagi si kembar, Aldian dan Aldan, cabang olahraga (cabor) woodball bukanlah sekadar benturan kayu dan kalkulasi angka semata, melainkan simfoni penguasaan diri.
Sejak diajak oleh paman dan tetangga mereka beberapa tahun silam, bilah pemukul seolah langsung menyatu dengan jemari keduanya. Aldan mengaku, memilih woodball sebagai olahraga yang diselami karena olahraga ini tidak terlalu melibatkan adu fisik yang bisa menyebabkan cedera.
Baca Juga: Maritza Khaira Lubna, Sering Juarai Turnamen Bela Diri: Gugup di Laga Pertama, Demam Usai Bertanding
Lebih dari itu, olahraga ini justru menuntut tarian konsentrasi yang presisi, kedalaman fokus, serta ketahanan mental yang diuji langsung di bawah dahi langit.
"Memilih olahraga ini karena sangat menarik, seru, melatih konsentrasi, mental, akurasi, dan berpeluang besar untuk berprestasi," tambah Aldian.
Tidak langsung berjalan mulus. Ada gugup yang menyelinap masuk ketika awal mengikuti kejuaraan. Khawatir takut salah juga bersemayam sepanjang pertandingan. Namun, dari situ ia belajar, bahwa penting untuk mengontrol emosi dan tekanan ketika berada di lapangan.
"Karena yang membuat permainan hancur bukan pukulan jelek. Tapi, ekspresi kita setelah pukulan tersebut," terangnya. Kini, jejak emas mereka terus meluas. Berbagai predikat juara baik di tingkat kabupaten maupun daerah telah berhasil dikantonginya. Adapun sederet prestasi yang berhasil diukir Aldian
Di antaranya juara 2 kejurkab woodball team stroke putra Bojonegoro 2024; Juara 1 kejurkab woodball double fairway putra 2025; Juara 3 kejurprov woodball double fairway putra di GOR Ken Arok Malang tingkat provinsi 2025; Juara 2 kejurprov woodball team fairway putra dilaksanakan di Tulungagung tingkat provinsi 2025; Juara 2 bakorwil 2 wodball double fairway putra dialaksanakan di Bojonegoro tingkat wilayah Jawa Timur bagian utara 2026; dan Juara 3 piala rektor Unugiri woodball single stroke putra dilaksanakan di bojonegoro tingkat kabupaten 2026.
Tak kalah berkiprah, rentetan prestasi sama juga berhasil diraih Aldan. Di antaranya, Juara 1 single stroke woodball kejurkab 2024; Juara 2 tim stroke putra woodball kejurkab 2024; Juara 3 double mix fairway woodball kejurprov jatim 2025; Juara juara 1 single stroke putra woodball 2026; Juara 2 tim fairway woodball jatim 2026; Juara 2 single stroke putra woodball porkab 2026; Juara 1 double mix stroke woodball porkab 2026, serta Juara 1 single stroke putra woodball piala rektor unigiri 2026.
Baca Juga: Sakha Wiratama Abiyyu, Juara Catur Bojonegoro Tingkat Provinsi, Belajar Catur sejak TK
Dahaga asa si kembar tak pernah berhenti di titik itu. Tatapan mata kedua siswa SMAN 1 Sugihwaras tersebut kini menembus batas yang lebih jauh. Yakni, merengkuh kemenangan di ajang Porprov Jawa Timur, menembus panggung Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda), serta membumikan olahraga woodball agar kian dicintai masyarakat Bojonegoro.
"Woodball adalah bukti bahwa olahraga tidak selalu soal kecepatan atau kekuatan fisik semata, melainkan tentang penguasaan diri, fokus, dan ketenangan pikiran," pungkasnya. (*/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko