Hobi berenang saat liburan, mengantarkan Naufalyn Alesha Rabbani meraih juara III estafet putri gaya bebas 50 meter Kejurprov Jawa Timur 2026.
DEWI SAFITRI, Bojonegoro
BELUM genap setahun menekuni renang, Naufalyn Alesha Rabbani sudah mencicipi manisnya podium kejuaraan tingkat provinsi. Di usia yang baru tujuh tahun, siswi kelas 2 SD Negeri Ngambon 1 itu membuktikan bahwa kerja keras, kekompakan, dan keberanian melangkah mampu mengantarnya meraih juara pada kompetisi kejuaraan provinsi (kejurprov).
"Mulai les renang September 2025," terang anak perempuan asal Desa Mediyunan, Kecamatan Ngambon tersebut.
Renang, bagi Alyn, datang tanpa rencana. Semua bermula dari kebiasaan sederhana saat liburan. Setiap kali diajak berenang, Alyn justru semakin jatuh hati dengan olahraga air itu. Hingga akhirnya, meminta ibunya untuk mengikuti les renang.
Sejak saat itu, kolam renang menjadi tempatnya bertumbuh. Ia menikmati setiap latihan karena merasa bebas saat berada di dalam air.
Di balik sensasi itu, juga menemukan tantangan yang membuatnya ingin terus berkembang. Terlebih ketika dipercaya memperkuat nomor estafet.
Baca Juga: Ghossan Al-Faruq Tuansyah, Langganan Juara Bulu Tangkis: Bercita-cita Menjadi Juara Dunia
"Di air rasanya bebas dan menantang. Apalagi renang estafet, seru karena kita berjuang bareng-bareng sebagai tim," katanya.
Menurut Alyn, estafet memiliki cerita yang berbeda. Di nomor ini, kecepatan saja tidak cukup. Setiap perenang harus mampu menjaga ritme, menyamakan waktu pergantian, sekaligus menaruh kepercayaan penuh kepada rekan satu tim.
Pengalaman yang paling membekas ia rasakan ketika tampil untuk pertama kalinya di Kejurprov Jawa Timur 2026. Rasa gugup bercampur antusias memenuhi pikirannya.
Saat nama tim dipanggil menuju arena pertandingan, ia bersama rekan-rekannya melangkah keluar sambil melambaikan tangan ke arah penonton yang memberikan dukungan.
Baca Juga: Turnamen Tarkam Menggerakkan Ekonomi di Pedesaan, Mulai dari Parkir hingga Bayar Pemain
"Ketika tim kami dipanggil, kami keluar langsung melambai-lambaikan tangan ke penonton. Wih rasanya kaya jadi atlet internasional," kenangnya.
Perjuangan mereka pun berakhir manis. Tim estafet putri berhasil meraih Juara III Estafet Putri Gaya Bebas 50 meter Kejurprov Jawa Timur 2026 dan Juara III Estafet Putri Gaya Ganti 50 meter Kejurprov Jawa Timur 2026. Prestasi itu menjadi pencapaian yang membanggakan, mengingat Alyn baru beberapa bulan menekuni olahraga renang.
Meski demikian, perjalanan menuju podium bukan tanpa hambatan. Tantangan terbesar adalah menyelaraskan waktu pergantian estafet dan membagi waktu antara latihan dengan kegiatan sekolah. Semua itu diatasi dengan disiplin, komunikasi yang baik, serta saling menyemangati antarsesama anggota tim.
Baca Juga: Kisah Kakek Pencari Pasir di Sumurboto: Tak Lagi Bisa Melihat, Bertaruh Nyawa di Sungai
Bagi Alyn, kemenangan bukan ditentukan oleh siapa yang paling cepat berenang. Justru kekompakan dan rasa percaya menjadi kunci utama dalam nomor estafet. Pelajaran itulah yang ingin terus ia pegang dalam setiap pertandingan.
Keberhasilannya juga tidak lepas dari dukungan orang tua, keluarga, pelatih, teman-teman satu tim, serta Kepala Sekolah dan guru-guru SD Negeri Ngambon 1 yang terus memberikan motivasi kepada para siswa untuk berprestasi di berbagai bidang.
Kini, Alyn menatap lintasan yang lebih jauh. Ia berharap bisa menjadi perenang terbaik di setiap kejuaraan yang diikuti, membawa nama baik sekolah, tim, dan Jawa Timur, hingga suatu saat mampu menembus kompetisi tingkat nasional. (*/msu)
Editor : Hakam Alghivari