Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Razka Aulian Wicaksono, Juara 3 Tandoku A Putra SD Kejurdopel Tingkat Provinsi 2025: Gugup di Awal Pertandingan

Dewi Safitri • Kamis, 25 Juni 2026 | 07:49 WIB
GENERASI EMAS: Razka Aulian Wicaksono berhasil meraih juara 3 Tandoku A Putra SD Kejurdopel Tingkat Provinsi 2025. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
GENERASI EMAS: Razka Aulian Wicaksono berhasil meraih juara 3 Tandoku A Putra SD Kejurdopel Tingkat Provinsi 2025. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

Keinginan menjaga diri dan menjadi lebih berani menjadi titik awal Razka Aulian Wicaksono memilih Kempo. Bocah 9 tahun ini sukses Juara 3 Tandoku A Putra SD Kejurdopel Tingkat Provinsi 2025. 


DEWI SAFITRI, Bojonegoro


DI tengah hening yang menegang sebelum aba-aba wasit terdengar, Razka Aulian Wicaksono berdiri di atas matras dengan napas yang belum sepenuhnya tenang. 

Bocah sembilan tahun asal Perumahan Puri Dander Asri itu menatap lawan di hadapannya. Mencoba meredam gugup yang perlahan berganti menjadi tekad. Melayangkan keberanian untuk menunjukan yang terbaik darinya.

Sejak duduk di kelas 2 SD, Kempo bukan sekadar kegiatan tambahan bagi Razka, melainkan ruang belajar tentang keberanian. Berawal dari keinginannya yang sederhana, yakni ingin menjaga diri dan berdiri lebih tegak menghadapi dunia.

Ia mulai mengenal setiap gerakan, setiap hentakan, dan setiap napas yang harus selaras dengan disiplin. Kemudian tumbuh kecintaan yang perlahan mengakar.

"Belajar bela diri agar bisa menjaga diri dan lebih berani," katanya.

Baca Juga: Azalea Wahyu Callista, Juara 1 Silat Usia Dini Dandim Cup Kota Malang: Pernah Sesak Napas ketika Tanding

Bagi Razka, Kempo bukan hanya soal kekuatan tubuh, tetapi juga tentang keteguhan hati. Ia mengaku menyukai setiap proses latihan yang membuatnya merasa lebih sehat, kuat, dan percaya diri.

Di balik gerakan yang tampak tegas, tersimpan kegembiraan kecil ketika ia berhasil mempelajari teknik baru, seolah setiap langkah adalah cerita yang ditulis ulang dengan semangat yang tak pernah padam.

Ingin unjuk diri lebih jauh, ia pun mulai mengikuti pertandingan. Gugup adalah hal pertama yang menyambutnya. Namun, semangat selalu menjadi tangan yang menariknya kembali berdiri.

Dari arena itulah ia belajar bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan, melainkan pengalaman, pertemanan, dan keberanian untuk mencoba.

"Bagian paling saya sukai saat berlatih teknik dan mengikuti pertandingan. Karena sangat seru dan menantang," terangnya.

Di sela latihan yang melelahkan, Razka belajar tentang waktu, tentang bagaimana membagi ruang antara belajar dan berlatih. Ada lelah yang kadang singgah, namun ia memilih untuk tidak menyerah.

Jadwal yang tertata, latihan yang konsisten, dan dorongan dari orang tua, pelatih, serta teman-temannya menjadi bahan bakar yang menjaga langkah kecilnya tetap melaju. 

Dari Kejurprov hingga kejurdopel tingkat provinsi, namanya mengukir prestasi. Juara Harapan 1 Kategori Pemula Kejurprov 2025 dan Juara 3 Tandoku A putra SD Kejurdopel Tingkat Provinsi 2025.

Baca Juga: Berawal dari Media Sosial, Jessy Lolos ICBL 2026 di Malaysia, Rancang Program Khusus Implementasi SDGs

Setiap piala bukan akhir, bagi siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro tersebut, prestasi itu menjadi pintu yang membuka perjalanan lebih panjang.

Di balik semua pencapaian, Razka menyimpan cita-cita besar. Yakni, menjadi atlet Kempo yang mampu mengharumkan nama sekolah, daerah, hingga Indonesia. (*/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#razka aulian waicaksono #olahraga #dander #kempo #hati