Keinginan menjaga diri dan menjadi lebih berani menjadi titik awal Razka Aulian Wicaksono memilih Kempo. Bocah 9 tahun ini sukses Juara 3 Tandoku A Putra SD Kejurdopel Tingkat Provinsi 2025.
DEWI SAFITRI, Bojonegoro
DI tengah hening yang menegang sebelum aba-aba wasit terdengar, Razka Aulian Wicaksono berdiri di atas matras dengan napas yang belum sepenuhnya tenang.
Bocah sembilan tahun asal Perumahan Puri Dander Asri itu menatap lawan di hadapannya. Mencoba meredam gugup yang perlahan berganti menjadi tekad. Melayangkan keberanian untuk menunjukan yang terbaik darinya.
Sejak duduk di kelas 2 SD, Kempo bukan sekadar kegiatan tambahan bagi Razka, melainkan ruang belajar tentang keberanian. Berawal dari keinginannya yang sederhana, yakni ingin menjaga diri dan berdiri lebih tegak menghadapi dunia.
Ia mulai mengenal setiap gerakan, setiap hentakan, dan setiap napas yang harus selaras dengan disiplin. Kemudian tumbuh kecintaan yang perlahan mengakar.
"Belajar bela diri agar bisa menjaga diri dan lebih berani," katanya.
Bagi Razka, Kempo bukan hanya soal kekuatan tubuh, tetapi juga tentang keteguhan hati. Ia mengaku menyukai setiap proses latihan yang membuatnya merasa lebih sehat, kuat, dan percaya diri.
Di balik gerakan yang tampak tegas, tersimpan kegembiraan kecil ketika ia berhasil mempelajari teknik baru, seolah setiap langkah adalah cerita yang ditulis ulang dengan semangat yang tak pernah padam.
Ingin unjuk diri lebih jauh, ia pun mulai mengikuti pertandingan. Gugup adalah hal pertama yang menyambutnya. Namun, semangat selalu menjadi tangan yang menariknya kembali berdiri.
Dari arena itulah ia belajar bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan, melainkan pengalaman, pertemanan, dan keberanian untuk mencoba.
"Bagian paling saya sukai saat berlatih teknik dan mengikuti pertandingan. Karena sangat seru dan menantang," terangnya.
Di sela latihan yang melelahkan, Razka belajar tentang waktu, tentang bagaimana membagi ruang antara belajar dan berlatih. Ada lelah yang kadang singgah, namun ia memilih untuk tidak menyerah.
Jadwal yang tertata, latihan yang konsisten, dan dorongan dari orang tua, pelatih, serta teman-temannya menjadi bahan bakar yang menjaga langkah kecilnya tetap melaju.
Dari Kejurprov hingga kejurdopel tingkat provinsi, namanya mengukir prestasi. Juara Harapan 1 Kategori Pemula Kejurprov 2025 dan Juara 3 Tandoku A putra SD Kejurdopel Tingkat Provinsi 2025.
Setiap piala bukan akhir, bagi siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro tersebut, prestasi itu menjadi pintu yang membuka perjalanan lebih panjang.
Di balik semua pencapaian, Razka menyimpan cita-cita besar. Yakni, menjadi atlet Kempo yang mampu mengharumkan nama sekolah, daerah, hingga Indonesia. (*/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko