Sebelum sukses meraih penghargaan Best Speech Remaja Muslimah Indonesia 2026, Hanifah Nur Rohmah dulu sering gugup berbicara di depan publik.
Dewi Safitri, Bojonegoro
LANGKAH demi langkah menapak percaya diri di atas catwalk. Di bawah sorot lampu menyala terang, terpancar pesona dari gadis 19 tahun. Dia adalah Hanifah Nur Rohmah.
Mahasiswi semester empat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang sukses menyabet juara Best Speech Remaja Muslimah Indonesia 2026.
Proses panjang ditempuh Hanifah. Perempuan asal Dusun Besuki, Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen itu menemukan ruang untuk bertumbuh melalui dunia fashion show, catwalk, public speaking, hingga pageant. Dunia yang awalnya hanya disaksikan dari kejauhan, kini menjadi bagian dari kisah hidup yang terus ia rajut.
"Mulai tertarik dengan dunia fashion show dan catwalk sejak sekolah. Namun, mulai serius mengembangkan kemampuan tersebut dalam beberapa hari terakhir dengan mengikuti berbagai pelatihan, kegiatan, dan kompetisi yang mendukung pengembangan diri," katanya.
Ketertarikannya bermula saat melihat para model dan peserta pageant tampil penuh percaya diri di atas panggung. Dari sana tumbuh keinginan untuk mencoba. Bukan sekadar berjalan anggun, melainkan membuktikan bahwa setiap perempuan memiliki potensi yang bisa diasah dan dikembangkan.
Bagi Hanifah, panggung bukan hanya tempat menunjukkan penampilan. Lebih dari itu, panggung adalah ruang belajar tentang keberanian, kepercayaan diri, komunikasi, kedisiplinan, dan cara menghargai diri sendiri. Setiap langkah yang ia ayunkan menjadi bagian dari perjalanan mengenal kemampuan yang selama ini tersembunyi.
Salah satu pengalaman paling berkesan baginya adalah saat mengikuti ajang Remaja Muslimah Indonesia 2026. Di sana, ia bertemu banyak peserta berbakat dari berbagai daerah. Pertukaran pengalaman dan proses pembelajaran yang dilalui menjadi bekal berharga dalam perjalanan pengembangan dirinya.
Tak disangka, perempuan yang dulu kerap gugup berbicara di depan banyak orang itu justru berhasil membawa pulang penghargaan Best Speech Remaja Muslimah Indonesia 2026. Sebuah pencapaian yang menjadi bukti bahwa keberanian untuk terus belajar mampu mengubah keraguan menjadi kekuatan.
"Pageant bukan hanya tentang gelar atau kompetisi. Ini adalah proses untuk menjadi pribadi yang lebih baik," tuturnya.
Di tengah kesibukan kuliah, latihan, dan berbagai persiapan yang menguras tenaga, Hanifah tetap menjaga semangatnya. Sebab, di balik setiap rasa lelah, selalu ada pelajaran yang membuatnya tumbuh lebih matang.
Ke depan, Hanifah berharap dapat terus mengembangkan kemampuan di bidang catwalk, public speaking, dan personal branding. Ia ingin menjadi contoh perempuan muslimah mampu berprestasi, tampil percaya diri, dan tetap berpegang pada nilai-nilai kebaikan.
Baginya, mimpi tidak pernah terlalu jauh untuk diraih. Selama ada keberanian melangkah, panggung kehidupan akan selalu menyediakan ruang bagi mereka yang ingin terus bertumbuh.
"Prestasi tidak datang secara instan. Tapi, melalui latihan, konsistensi, dan keyakinan pada diri sendiri," pungkasnya. (ewi/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana