Berawal menekuni pencak silat pada 2021, Ahmad Irdatama sempat vakum pada 2024 akibat cedera tangan. Kemudian kembali aktif pada 2025 dan berhasil meraih prestasi perdana di Kejuaraan Pencak Silat Dandepohar 2026.
M. IRVAN RAMADHON, Bojonegoro
BERHASIL meraih prestasi perdana sebagai atlet pencak silat, Ahmad Irdatama menyukuri prestasi Juara 1 Tanding Kelas D Remaja Putra Kejuaraan Pencak Silat Dandepohar 2026. Terlebih prestasi tersebut diraih dengan perjuangan keras.
Ketika bertanding pada kejuaraan di Malang tersebut, Irdatama sempat tegang dan gugup. Namun seiring berjalannya waktu bisa fokus dan lebih percaya diri. Dan akhirnya bisa menjadi yang terbaik di nomor kelas D remaja putra.
Irdatama bertanding dengan bayang-bayang cedera yang pernah dialami. Walau sudah pulih dan tak lagi trauma. Namun sedikit berpengaruh pada mental atlet asal Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem tersebut.
‘’Tidak trauma,” ungkap siswa SMAN 1 Kedungadem itu.
Irdatama mengalami cedera dislokasi pergelangan tangan ketika latihan pada 2024. Kemudian sempat berhenti menekuni pencak silat. Namun ajakan teman membuatnya kembali bersemangat untuk berlatih pada 2025 lalu. Seiring cedera yang sudah pulih.
Sebelum bertanding pada Kejuaraan Pencak Silat Dandepohar 2026, Irdatama menjalani persiapan selama tiga bulan. Tentu dengan latihan intensif demi mempersiapkan fisik dan mental. Hasilnya prestasi perdana mampu diraih.
‘’Hasilnya sesuai dengan target,” ungkapnya.
Irdatama senang dan bersyukur dengan hasil tersebut. Selain prestasi, pengalaman berharga juga didapat di kejuaraan itu. Walau harus dibayar dengan rasa lelah dan bayang-bayang cedera.
Irdatama menekuni pencak silat sejak 2021 lalu. Ketertarikan pada pencak silat muncul karena bisa melatih kedisiplinan. Juga menjadi sarana untuk meraih prestasi membanggakan.
Prestasi perdana di Kejuaraan Dandepohar 2026 mendorong Irdatama untuk terus berlatih. Tentu untuk meraih prestasi lebih tinggi lagi. Ditambah perkembangan pencak silat di Bojonegoro bagus dan memiliki potensi besar. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana