Berangkat kerja bagi ASN naik sepeda mungkin sudah biasa, Ahmad Zaki Febriansyah Guru ASN di SMPN 1 Kasiman ini memilih lari dengan jarak sekitar 4 kilometer (km) dari rumahnya.
M. IRVAN RAMADHON, Bojonegoro.
SEPATU bergaris tiga menemani langkah Ahmad Zaki Febriansyah berlari di Jalan Nasional Padangan-Cepu. Kemudian melintasi Jembatan Padangan-Kasiman di atas Bengawan Solo. Hingga sampai di tujuan SMPN 1 Padangan, tempat guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) mengajar.
Zaki berlari sejauh 4 kilometer (Km) dari rumahnya di Dusun Kalangan, Desa/Kecamatan Padangan menuju SMPN 1 Kasiman di Desa Sambeng, Kecamatan Kasiman pada Senin (30/3) lalu. Berangkat sekitar pukul 06.00 pagi dan menempuh penjalanan selama 16 menit 40 detik untuk sampai di sekolah.
Berlari ke sekolah menjadi cara guru 34 tahun tersebut menghemat energi terutama BBM. Walau Pemerintah Kabupaten Bojonegoro (Pemkab) mengintruksikan bersepedah ke tempat kerja atau bike to work. Namun Zaki memilih lari karena olahraga tersebut sudah menjadi bagian dari dirinya sejak lama. ‘’Sekalian latihan,” ungkap guru PPPK tersebut.
Zaki bertekad menjadikan run to work kegiatan rutin setiap Senin. Sekaligus mengkampanyekan hidup sehat melalui olahraga. Terutama lari yang dianggap sebagai olahraga mudah dan murah. ‘’Murni dari hati. Untuk Indonesia,” jelasnya.
Selama berlari menuju sekolah menggunakan seragam khaki, Zaki mendapat banyak perhatian dari pengendara yang melintas. Bahkan terdapat yang menertawakan. Namun niat ingin memberi contoh positif membuat motivasi terus bertambah.
‘’Ketika pulang berlari mendapat dukungan dari siswa hingga guru lain,” terangnya.
Ketika pulang dengan berlari, Zaki merasakan panas luar biasa. Terlebih saat siang itu matahari sedang terik. Sehingga membuat bajunya basah oleh keringat.
‘’Pulangnya panas sekali tapi tetep lanjut,” jelas pria yang aktif di komunitas Indorunners Bojonegoro itu. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana