Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Alfin dan Alfan, Pendekar Kembar Juara 1 Pagar Nusa Jatim: Pernah Berdarah karena Golok Terlepas dari Genggaman

Dewi Safitri • Selasa, 6 Januari 2026 | 08:10 WIB

 

KEMBAR: Ahmad Alfan Khoiruli dan Ahmad Alfin Khoiruli, Juara 1 Ganda Dewasa Putra Grand Final Kejuaraan Tingkat Wilayah Pagar Nusa 2025.
KEMBAR: Ahmad Alfan Khoiruli dan Ahmad Alfin Khoiruli, Juara 1 Ganda Dewasa Putra Grand Final Kejuaraan Tingkat Wilayah Pagar Nusa 2025.

 

Ahmad Alfan Khoiruli dan Ahmad Alfin Khoiruli, saudara kembar yang akrab disapa Alfan dan Alfin mengharumkan Bojonegoro di kancah provinsi Jatim.


DEWI SAFITRI, Bojonegoro


DUA pendekar kembar, Alfan dan Alfin melangkah seirama, menyatukan gerak dan rasa dalam seni pencak silat.

Di setiap ayunan tangan mereka, menjelmakan disiplin, ketekunan, dan keindahan. Dengan semangat sama, prestasi demi prestasi berhasil diukirnya.

Terbaru, mereka sukses meraih Juara 1 Ganda Dewasa Putra Grand Final Kejuaraan Tingkat Wilayah Pagar Nusa 2025,”

Dua pendekar kembar itu berdiri di gelanggang, menautkan gerak dalam satu irama. Ahmad Alfan Khoiruli dan Ahmad Alfin Khoiruli, tak sekadar bertanding.

Mereka menyuguhkan keindahan pencak silat yang lahir dari disiplin dan kesetiaan pada proses.

Dengan tekad dan ketekunan kuat, pemuda kembar asal Desa Jelu, Kecamatan Ngasem tersebut sukses meraih prestasi demi prestasi membanggakan. 

Di gelanggang, Alfan dan Alfin bukan hanya bertarung melawan lawan. Mereka berdialog dengan gerak, menata napas, dan menyelaraskan rasa.

Setiap ayunan tangan dan langkah kaki adalah bahasa keindahan yang disepakati tanpa kata. Penonton sering kali tertegun. Sulit membedakan siapa Alfan, siapa Alfin. Yang tampak hanya dua tubuh dengan satu jiwa, menari dalam disiplin dan keteguhan.

Perjalanan ini bermula sederhana. Alfin mengingatnya, pada pertengahan semester 1. Ia mendapat kepercayaan dari Ketua UKM Pencak Silat Pagar Nusa Unugiri.

Baca Juga: Radar History: Ketika Langkah Persibo ke Semifinal Piala Gubernur 2005 Terhenti Meskipun Menang Kontra Persela

Dalam waktu singkat, hanya tiga hari, ia dan Alfan dipercaya mempelajari seni ganda untuk sebuah penampilan kampus.

Dari latihan yang serba terbatas itulah api semangat menyala, lalu menjalar, tak kunjung padam hingga sekarang.

“Bagi saya, pencak silat bukan hanya sekadar bertarung. Melainkan, pengajaran untuk disiplin, bertanggung jawab, serta menjaga diri,” ujar Alfin.

Jalan prestasi pun ditempuh setapak demi setapak oleh pemuda kembar usia 19 tahun tersebut. Dengan ketekunan berbalut kebersamaan.

Rentetan prestasi menghiasi langkahnya. Mulai dari Juara 1 Ganda Dewasa Putra Kejurkab Bojonegoro 2025; Juara 1 Babak Kualifikasi Zona E Pantura Kejurwil 2025; hingga puncaknya Juara 1 Grand Final Kejurwil Pagar Nusa 2025 di Denanyar, Jombang.

Ada duka di balik gemerlap. Pernah, malam sebelum tampil di Kejurcab, darah mengalir dari luka Alfin akibat golok latihan yang terlepas dari genggaman Alfan.

Emosi beberapa kali juga pernah menyapa. Membuat latihan dihentikan hingga emosi reda. Rasa saling percaya kembali dirajut. Dari situ mereka belajar, bahwa kekompakan tak lahir tanpa gesekan.

“Semoga ke depan bisa mengembangkan dan meraih prestasi lebih tinggi lagi. Agar bisa membanggakan orang tua dan orang di sekitar yang memberikan dukungan,” harap mahasiswa semester 3 Unugiri Bojonegoro tersebut.

Harapan dan rasa bangga yang sama diutarakan Alfan. Dia merasa, bersyukur karena bisa berproses dengan hasil yang terbaik.

Meski terkadang rasa lelah dan bosan hadir, namun ia selalu berusaha agar tidak terbawa oleh dua rasa tersebut. Melawannya dan bangkit dengan semangat kembali.

“Capek boleh, nyerah jangan,” katanya. Alfan berharap, apa yang telah diupayakan bisa membuahkan hasil yang baik. Tetap berproses untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Terimakasih untuk pelatih yang sudah mengupayakan ini semua, menemani saya sampai di titik ini,” pungkasnya. (*/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#kembar #pagar nusa #Juara #Jatim #pencak silat #Pendekar