Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Rialita Nurul Ilmi, Atlet Petanque Asal Balen Raih Berbagai Prestasi: Izin Sekolah Berminggu-minggu untuk Fokus Berlatih

M. Irvan Romadhon • Rabu, 26 November 2025 | 15:50 WIB

 

BANGGA: Rialita Nurul Ilmi saat menyabet Juara 2 Single Open cabor petanque di ajang Bupati Tuban Cup 2025.
BANGGA: Rialita Nurul Ilmi saat menyabet Juara 2 Single Open cabor petanque di ajang Bupati Tuban Cup 2025.

 

Berawal dari melihat olahraga petanque di expo ekstrakurikuler pada masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Rialita Nurul Ilmi tertarik dan menekuni olahraga asal Prancis tersebut. Hasilnya berbagai prestasi sudah diraih Lita di jenjang kabupaten hingga provinsi.


M. IRVAN RAMADHON, Radar Bojonegoro


KEPUTUSAN Rialita Nurul Ilmi untuk bergabung ke ekstrakurikuler petanque ketika masuk SMA mengubah hidupnya. Keputusan ini menjadi awal berbagai prestasi berhasil diraih Lita. Total hingga kini 11 prestasi terlah diraih di tingkat kabupaten hingga provinsi.

Lita mengenal petanque di masa MPLS terdapat expo ekstrakrikuler yang memamerkan berbagai macam kegiatan. Atlet 18 tahun tersebut sempat bingung memilih esktakurikuler. Sehingga bertanya kepada sepupu yang kebetulan satu sekolah.

‘’Dia merekomendasikan petanque. Dan, di situ mencoba dan keterusan sampai sekarang,” jelas siswa kelas 12 SMAN MT Bojonegoro tersebut.

Saat meraih prestasi, Lita merasakan kebanggaan dan kepuasan yang sangat mendalam. Terlebih semua usaha dan pengorbanan yang telah dilakukan telah terbayar lunas. Selain itu, merasa senang karena telah berhasil mencapai tujuan yang telah diimpikan.

‘’Saya percaya bahwa prestasi ini akan menjadi motivasi bagi saya untuk terus berusaha dan berkembang ke depannya,” jelas atlet asal Desa Balenrejo, Kecamatan Balen.

Lita sadar perjuangan yang dilakukan terbilang keras. Terlebih untuk mendapatkan juara di suatu perlombaan butuh latihan yang konsisten. Seperti latihan seminggu latihan empat kali (Senin, Selasa, Rabu, dan Sabtu) dengan durasi latihan dua hingga tiga jam di sore hari setelah pulang sekolah.

‘’Dan, ketika Sabtu dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB,” ungkap atlet hobi membaca novel itu. Berbeda dengan halnya jika ada perlombaan tingkat provinsi, Lita dan atlet lain dikarantina sampai berminggu-minggu dengan durasi waktu latihan yang lebih lama, bahkan bisa sampai malam hari.

Pengorbanan Lita untuk meraih prestasi tentu dengan menghabiskan waktu untuk latihan. Terlebih ketika mendekati perlombaan bisa izin dispensasi sampai berminggu-minggu. ‘’Sehingga, saya terkadang ketinggalan pelajaran sekolah,” jelasnya

Tantangan yang Lita rasakan sebagai atlet petanque ketika latihan yang tidak memandang cuaca karena meskipun hujan deras tetap latihan. Begitu pun saat matahari tepat di atas kepala tetap latihan. Tetapi, di balik itu semua terdapat canda dan tawa bersama teman-teman yang lain jadi lelahnya latihan tidak terasa.

Lita ingin terus berkembang sebagai atlat petanque. Sehingga, bisa meraih pretasi sebanyak- banyaknya di berbagai kejuaraan.

Diketahui, sudah ada belasan prestasi yang Lita boyong di cabor petanque. Di antaranya di ajang Porkab Bojonegoro 2024, Lita menyabet Juara 1 triple mix B, Juara 1 Double Putri, Juara 2 Double Mix, Juara 3 triple mix A, dan Juara 3 Single Putri.

Selanjutnya, di ajang Porkab 2025, Lita meraih Juara 1 Shooting Putri, Juara 2 Single Putri, dan Juara 2 Triple Putri. Lalu, di tingkat Popda XIV Jatim 2024 meraih Juara 2 Triple Putri, di Kejurprov mendapat Double Shooting Putri, Juara 2 Beregu Mix di Kejurwil Tuban, dan Juara 2 Single Open di Bupati Tuban Cup. (*/bgs)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Latihan #Juara #Petanque #Provinsi Jawa Timur #bojonegoro #prestasi #atlet