Semangat mengabdi untuk alam menyala dalam diri Genny Valiant Kurniasih. Tidak hanya untuk diri sendiri. Namun, ia juga berharap, semangat tersebut dapat menular kepada masyarakat untuk peduli kepada alam.
DEWI SAFITRI, Bojonegoro
MELODI kepedulian mengalun dalam diri Genny Valiant Kurniasih. Mendayu dengan lembut, mengiringi kisah pengabdiannya untuk berbakti pada bumi.
Remaja 17 tahun tersebut memilih jalannya untuk menapaki pengabdian pada alam. Tak hanya bermimpi, namun berani beraksi.
Jejak langkah Genny bermula dari bangku sekolah. Tepatnya, saat bergabung menjadi anggota Kader Lingkungan sekolahnya, SMAN 1 Bojonegoro.
Sebuah langkah kecil yang menuntunnya pada kesadaran besar. ’’Apa yang kita ambil dari alam. Harus kita kembalikan agar hidup seimbang,” katanya.
Filosofi sederhana tersebut menjadi kompas hidup Genny dalam pengabdian ini. Dengan keyakinan itu, ia meneruskan langkahnya lebih luas lagi.
Yakni, mengikuti seleksi Jambore Generasi Hijau yang diadakan oleh Green Generation Indonesia dan didukung Kementerian Lingkungan Hidup RI.
Motivasi perempuan yang tinggal di Jalan Dr. Sutomo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro tersebut untuk mengikuti seleksi Jambore Generasi Hijau bukan sekadar ambisi pribadi.
Melainkan dorongan mulia untuk mengajak banyak orang peduli pada alam semesta. ’’Motivasi saya agar bisa mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar yang kurang terjaga,” terangnya.
Di antara banyaknya pesaing, Genny sempat merasa minder. Namun, tekadnya mengalahkan rasa takut.
Di tengah penantian yang mendebarkan, ia bahkan sempat jatuh sakit. Namun, derita itu seolah sirna ketika namanya terpilih sebagai salah satu peserta Jambore Generasi Hijau.
Di Jambore Generasi Hijau, Genny mendapat banyak pelajaran berharga. Mulai dari pengetahuan yang lebih luas seputar lingkungan hingga mendapat relasi dari segala penjuru Nusantara.
Momen itu menjadi bagian paling berharga baginya. Kini, Genny resmi menyandang gelar Duta Generasi Hijau Provinsi Jawa Timur.
Sebuah gelar yang bukan hanya sebatas kehormatan, melainkan amanah yang dipercayakan pada pundaknya.
’’Harapan saya bisa lebih bermanfaat dalam memberikan dampak yang luas untuk lingkungan sekitar. Dan, tujuan saya, merangkul seluruh masyarakat agar lebih peduli dan menjaga lingkungan,” ujarnya.
Genny adalah simbol harapan. Ia membuktikan, bahwa dari Bojonegoro, seorang gadis muda bisa menjadi cahaya yang menerangi jalan kepedulian.
Ia mengabdikan masa mudanya untuk alam. Di setiap langkahnya, terukir pesan, menjaga bumi adalah menjaga kehidupan itu sendiri. (*/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko