Radar Bojonegoro Awards bukan hanya mendorong percepatan daerah. Tapi, juga mengorbitkan musisi lokal ke panggung nasional. Salah satunya mempromosikan Nuansa Music Entertainment.
DHANI WAHYU ALFIANSYAH, Bojonegoro
PANGGUNG memang selalu meninggalkan jejak. Seusai tampil di Radar Bojonegoro Awards 2025 pada Selasa malam (26/8), Nuansa Music Entertainment membawa pulang lebih dari sekadar tepuk tangan dan sorak sorai. Ada rasa bangga, pengalaman berharga, sekaligus kepercayaan diri baru bahwa musik lokal Bojonegoro mampu sejajar dengan hiburan skala besar.
Band yang berdiri sejak 18 November 2021 itu baru saja menapaki tahun keempat perjalanannya. Namun, setelah penampilan di ajang penghargaan bergengsi tersebut, mereka merasa semakin mantap untuk terus melangkah.
“Perasaannya sangat senang, sangat bangga juga. Suatu kehormatan bagi kami ‘Nuansa Entertainment’ bisa menjadi bagian dari acara yang luar biasa ini,” tutur Raka Okdyan, gitaris akustik sekaligus vokalis.
Bagi Raka dan kawan-kawan, Radar Awards 2025 bukan hanya satu panggung biasa. Momen paling tak terlupakan adalah ketika mereka mengiringi bupati, para pejabat daerah, dan kepala desa bernyanyi di atas panggung.
Bukan hanya karena keistimewaan sosok yang berdiri di samping mereka, melainkan juga karena suasana hangat yang tercipta. “Itu pengalaman yang jarang terjadi, dan membuat kami merasa musik benar-benar jadi jembatan yang mempertemukan semua orang,” tutur Raka.
Meski telah melalui persiapan, namun Nuansa memilih tampil mengalir. Justru belajar bahwa musik bisa tetap sampai ke hati, meski dibawakan dengan sederhana. Seusai turun panggung, mereka disapa banyak tamu undangan yang mengaku terhibur.
Bahkan, beberapa pejabat daerah menyampaikan langsung apresiasi mereka. “Itu jadi semacam pengingat bahwa musik lokal punya tempat, asal kita serius menggarapnya,” ujar Raka.
Kesan manis dari Radar Awards juga membuat mereka lebih optimis menatap masa depan. Meski hingga kini belum menyiapkan project rilisan baru, Nuansa berkomitmen untuk selalu memberikan suguhan terbaik di setiap panggung yang mereka isi. “Kami ingin setiap penonton membawa pulang kesan, bukan hanya sekadar lagu,” tegasnya.
Selain itu, Radar Awards juga membuka mata mereka bahwa musik Bojonegoro terus berkembang. Dari band wedding hingga karya indie, semuanya menemukan ruang untuk tumbuh. Raka sendiri aktif mendorong musisi indie agar lebih dikenal, sembari tetap menjaga harmoni bersama.
Kini, setelah cahaya lampu panggung meredup dan gemuruh tepuk tangan mereda, Nuansa Music Entertainment justru merasa lebih hidup. Mereka pulang bukan hanya dengan alat musik, tetapi juga dengan semangat baru untuk terus menghibur, berkarya, dan membuktikan bahwa musisi daerah bisa meninggalkan jejak berarti. (dan/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana