Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Zukhrufa Hadit: Membuat Kerajinan dari Kawat Bulu

M
Penulis: M. Irvan Romadhon❯
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO

Advertisement

 

DALAM mengisi waktu luang, Zukhrufa Hadit suka membuat kerajinan tangan berupa buket bunga. Bukan buket bunga biasa, namun buket berbahan kawat bulu (pipe cleaner). Kerajinan tangan tersebut dibuat untuk hadiah spesial ke teman-teman dekat.

Selain sebagai hadiah, dengan membuat kerajinan tersebut menjadi sarana Dita untuk menyalurkan ekspresi dan mengurangi stres. Juga menjadi kegiatan yang produktif.

Advertisement

‘’Ada kepuasan tersendiri waktu melihat hasilnya jadi bagus. Apalagi ketika diberikan ke teman dan mereka suka,” ungkap mahasiswi asal Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo tersebut.

Dita mulai membuat kerajinan dari kawat bulu sekitar satu tahun terakhir. Ketika melihat video di Tiktok mahasiswi 19 tahun tersebut langsung tertarik untuk mencoba. Ternyata hasilnya memuaskan dan menjadi kebiasaaan hingga kini.

‘’Jujur, awalnya ada faktor ikut-ikutan atau fomo. Tapi karena dasarnya saya memang suka bikin kerajinan tangan,” terang mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro itu.

Advertisement

Namun Dita harus merogoh kocek cukup dalam. Terlebih harga bahan tergolong mahal untuk dirinya yang masih mahasiswa. Selain itu, prosesn pembuatannya butuh perjuangan. Mulai dari tangan melepuh terkena lem tembak, hingga luka tergores ijung kawat.

‘’Ujung kawat yang tajam kadang membuat jari sampai terluka,” jelas mahasiswi prodi statistika dan sains data itu.

Meski begitu, Dita ingin lebih konsisten biar bisa dijadikan ladang bisnis atau jualan yang serius. Walau tantangan terbesar ada di diri sendiri, karena sadar dirinya gampang bosan. Sehingga sering gonta-ganti kegiatan.

‘’Semoga lewat kerajinan kawat bulu ini bisa belajar lebih konsisten,” jelasnya. (irv/msu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Wisuda UNUGIRI 2026 Rampung, Lulusan Diingatkan Perkuat Soft Skill dan Bijak Gunakan AI

Wisuda UNUGIRI 2026 Rampung, Lulusan Diingatkan Perkuat Soft Skill dan Bijak Gunakan AI

Rangkaian Wisuda Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro tahun 2026 resmi rampung pada Kamis (15/10). Sebanyak 948 wisudawan dan wisudawati mengikuti rangkaian prosesi yang berlangsung selama tiga hari, mulai 13 Oktober.

Ketua BPP dan Rektor Unugiri Kukuhkan 948 Wisudawan, Beri Bekal Memasuki Dunia Kerja

Ketua BPP dan Rektor Unugiri Kukuhkan 948 Wisudawan, Beri Bekal Memasuki Dunia Kerja

Sebanyak 948 mahasiswa program sarjana dan magister Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro mengikuti wisuda tahun akademik 2026, mulai Selasa hingga Kamis (13–15/10). Para lulusan diingatkan untuk menyiapkan karakter.

Rekomendasi Perguruan Tinggi Terbaik di Bojonegoro, Pilihan Kampus untuk Melanjutkan Pendidikan

Rekomendasi Perguruan Tinggi Terbaik di Bojonegoro, Pilihan Kampus untuk Melanjutkan Pendidikan

Kabupaten Bojonegoro memiliki sejumlah perguruan tinggi yang dapat menjadi pilihan bagi lulusan SMA, SMK, maupun sederajat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer