Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Alicia Zhafira Nahar, Atlet Sepatu Roda Pemula Berprestasi: Bercita-cita Jadi Astronot, Paling Suka Les Sepatu Roda dan Bahasa Inggris  

Bhagas Dani Purwoko • Senin, 16 Juni 2025 | 14:25 WIB
PRESTASI: Alicia Zhafira Nahar penuh determinasi menaklukkan lintasan sepatu roda.
PRESTASI: Alicia Zhafira Nahar penuh determinasi menaklukkan lintasan sepatu roda.

Belum dikenalkan dan tidak ditarget jadi atlet, Alicia Zhafira Nahar tampak menikmati dunia sepatu roda. Didukung penuh orang tua, bocah tujuh tahun ini bercita-cita jadi astronot. Terbaru, ia menyabet juara 1 kompetisi sepatu roda tingkat Provinsi Jawa Timur di Surabaya.


YANA DWI KURNIYA WATI, Bojonegoro


KECERIAAN Alicia Zhafira Nahar memancar saat memainkan sepatu roda di arena. Tampak menikmati dan penuh semangat bak tanpa beban. Bocah tujuh tahun ini ternyata sudah memiliki ketertarikan di dunia olahraga terutama sepatu roda saat berusia empat tahun.

Berawal dari melihat YouTube. Hingga meminta dibelikan sepatu roda pada orang tuanya. Namun, tidak pernah dipakai. Hal ini disampaikan ibunya, Nafidatul Himah.

’’Tapi, tidak pernah dipakai karena saya sendiri takut mengajari, karena tidak punya ilmu untuk itu. Akhirnya, saat Kak Ia (sapaan akrab Alicia) usia empat setengah tahun tanya di klub pelatihan, pelatih bilang belum bisa harus usia lima tahun dan harus punya dasar bisa jalan atau pakai sepatu roda,” ucap Himah, sapaan akrabnya.

Kemudian, lanjut dia, pada usia enam tahun akhirnya bergabung dengan klub, Eight Wheels Bojonegoro. Karena belum bisa sama sekali, maka mengambil kelas privat selama kurang lebih dua bulan. Latihan dilakukan tiga kali seminggu.

’’Saat usia enam tahun diberi tahu pelatih sudah buka untuk yanh belum bisa sama sekali. Akhirnya Kak Ia privat sekitar dua bulan dan setelah itu masuk klub. Jadi, sudah sekitar setahun ikut klub,” imbuh dia.

Menurutnya, untuk bergabung klub atau menekuni dunia sepatu roda murni keinginan anak TK B itu. Orang tua berperan penting memberi semangat. Bahkan, karena ketekunannya, Alicia telah mengikuti tiga perlombaan dan selalu membawa pulang predikat juara.

Di antaranya juara 3 kejuaraan provinsi di Sidoarjo; juara 2 dan 3 tingkat nasional di Yogyakarta; dan terbaru juara 1 tingkat provinsi di Surabaya pada 7 Juni lalu. Hima menuturkan, tidak pernah menarget anak menjadi juara bahkan atlet.

Dia selalu menanamkan dalam perlombaan ada menang dan kalah. Namun, sebelum perlombaan diusahakan istirahat cukup dan makan dulu meski sedikit. Perut jangan sampai kosong.

’’Tidak ada makanan yang dihindari. Kami juga belum menjelaskan apa itu atlet. Bagi kami orang tua buat anak belajar apapun agar bahagia dan mengalir saja,” tutur warga Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander itu.

Himah menyampaikan, Alicia bercita-cita jadi astronot. Selain sekolah dan mengaji dia hanya ikut klub sepatu roda dan les Bahasa Inggris. Bahkan, karena didukung orang tua dan tidak dipaksa, Alicia tidak mau les membaca dan berhitung.

’’Kami tidak selalu paksa anak latihan juga. Jadi, dalam mendidik ini tidak ada paksaan yang penting anak bahagia dan tumbuh sehat dengan diarahkan sejak kecil dengan pendekatan orang tua atau bonding. Bukan dengan cara relasi kuasa. Kelak anak akan lebih mengerti yang penting kita bekali skill (keterampilan) dulu,” tutur Koordinator Aliansi Perlindungan Perempuan dan Anak (APPA) Bojonegoro itu. (*/bgs)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Jawa Timur #APPA #Alicia Zhafira Nahar #Nafidatul Himah #olahraga #dander #Provinsi Jawa Timur #bojonegoro #sepatu roda #APPA Bojonegoro #atlet