Berangkat dari sekelompok anak muda Bojonegoro yang mayoritas pekerja seni bidang foto dan videografi. Beberapa prestasi berhasil dikantongi. Salah satunya, Juara 2 Film Pendek Bahaya Judi Online (Judol) Ditressiber Polda Jatim.
YANA DWI KURNIYA WATI, Bojonegoro
SENYUM merekah sekelompok pemuda terpancar saat menerima penghargaan sebagai juara dua Anugerah Festival Film Pendek bertajuk Bahaya Judol digelar Ditressiber Polda Jatim pada Januari lalu. Terlihat dari salah satu foto yang ditunjukkan kepada tim Jawa Pos Radar Bojonegoro dalam satu kesempatan.
Penuh rasa bangga salah satu anggota mulai bercerita. Perihal bagaimana awal ikut lomba, proses pengerjaan, hingga rencana ke depan. Yakni, Sayuti Fadila. Dia mengungkapkan, lomba diikuti bukan dibuat pribadi. Melainkan kelompok dari grup YouTube Channel, Tebso. Alias Tepi Bengawan Solo.
Fadila menyampaikan, sebelum jauh pada torehan prestasi Tebso merupakan sekumpulan anak muda Bojonegoro yang mayoritas pekerja seni di bidang foto dan videografi. Ingin mengenalkan Bojonegoro melalui kanal YouTube.
Konten disuguhkan berisi cerita komedi dengan latar pengambilan gambar di tepian Sungai Bengawan Solo. Juga, beberapa tempat ikonik Bojonegoro. Dan, tetap memerhatikan bahasa khas Jonegoroan.
Bukan hanya cerita komedi, lanjut dia, Tebso sudah memproduksi 30 episode, tiga videoklip, dan tiga video keperluan lomba. Salah satunya lomba film pendek Bahaya Judol. ’’Awal mula ikut lomba yang ini dapat informasi dari teman. Karena kami juga sering memproduksi film pendek dengan tema komedi akhirnya ikut,” ucap pria 29 tahun itu.
Menurutnya, keikutsertaan dalam lomba untuk mengisi waktu luang dan mengasah kreativitas agar bisa menerjemahkan tema menjadi sebuah karya. Dia mengaku, grupnya sering mengikuti lomba serupa.
Untuk lomba kali ini, katanya, hanya membutuhkan waktu dua hari pengambilan video. Dan, beberapa hari untuk membuat cerita dan riset mendalam melalui beberapa media sosial (medsos). ’’Agar bisa menerjemahkan tema ke dalam sebuah cerita film pendek,” tuturnya.
Grup yang bertempat di Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro Kota itu pun sudah beberapa kali menjuarai perlombaan. Di antaranya Juara 2 Film Pendek Antikorupsi Inspektorat Bojonegoro dan Juara 2 Bahaya Judol Ditressiber Polda Jatim.
’’Sudah beberapa kali ikut lomba semacam itu. Di tingkat kabupaten maupun provinsi. Untuk yang Polda Jatim juara 2 kategori masyarakat umum,” pungkas Fadila. (*/bgs)
Editor : Hakam Alghivari