Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Mengenal Yulia, Kreator Konten Fashion Asal Kecamatan Kedungadem: Jam Kerja Fleksibel, Tetap Bisa Urus Anak dan Suami

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 24 Januari 2025 | 18:24 WIB
SELEBGRAM: Yulia merupakan salah satu selebgram asal Kecamatan Kedungadem yang sukses mengoptimalkan akun medsosnya sebagai penghasil rupiah. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
SELEBGRAM: Yulia merupakan salah satu selebgram asal Kecamatan Kedungadem yang sukses mengoptimalkan akun medsosnya sebagai penghasil rupiah. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

Berbagai konten outfit of the day (OOTD) tersajikan dengan apik di akun Instagram Yulia. Tidak hanya sebatas konten belaka. Namun, konten-konten tersebut sukses menjadi ladang penghasil pundi-pundi rupiah baginya.


DEWI SAFITRI, Bojonegoro


ANEKA outfit terpasang rapi di tubuh kreator konten fashion dan kecantikan asal Desa Drokilo, Kecamatan Kedungadem. Mulai dari atasan, bawahan, hijab, alas kaki, hingga tas. Semua terpajang dengan aesthetic dalam feed Instagram milik Yulia.

Perempuan 33 tahun tersebut dengan ahli mempromosikan setiap endorse-an. Dengan balutan outfit yang membuat anggun dirinya. Yuli dengan apik menyajikan setiap endorse-an yang masuk di akun media sosial (medsos) pribadi miliknya. Mulai berupa foto hingga video endorsement.

’’Lebih sering (endorse) fashion. Seperti, baju (atasan, bawahan, dress), jilbab, sepatu, dan tas. Terkadang juga skincare, produk bayi, dan anak-anak,” bebernya. Mendalami dunia fashion, terutama outfit of the day (OOTD) merupakan hobi yang saat ini tengah didalami oleh Yuli.

Keahliannya dalam membuat konten video review outfit menjadi jalannya untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah dari rumah. Tepatnya, bermula sejak lulus kuliah pada 2013 lalu. Yuli mulai bermain Instagram, dari situ ia mulai mengenal berbagai macam jenis foto-foto. Terlebih, saat itu ia suka melihat akun-akun selebgram (selebriti Instagram).

’’Berlajar dari melihat para selebgram,” katanya. Yuli merasa nyaman berkecimpung di dunia kreator konten. Selain karena memiliki passion di bidang tersebut, kesenangan saat mendapat tawaran endorse yang menghasilkan rupiah juga menjadi alasannya terus mendalami bidang ini. Saat ini, jumlah pengikut di Instagram-nya hampir mencapai 19.000 orang.

Terlebih, ia sudah menjadi affiliator di beberapa e-commerce saat ini. Sehingga, bisa dijadikan sebagai ladang rezeki. Meski terkadang merasa lelah karena harus membuat konten setiap hari.

Di samping tugas utamanya sebagai ibu yang mengurus anak-anak. Juga, sebagai seorang istri. Namun, ia tetap semangat karena menjadi kreator konten merupakan pekerjaan yang dimimpikan.

Alumni S1 Pendidikan Keperawatan Ners Universitas Muhammadiyah Lamongan tersebut menceritakan, sebelum menjadi kreator konten, ia sempat bekerja di salah satu rumah sakit dan selalu merasakan capek setiap kerja.

Kemudian, ia memutuskan untuk resign dan berkarir sebagai kreator konten. ’’Sekarang lebih bisa mengatur diri sendiri semampunya. Tanpa dikejar waktu, tapi tetap menghasilkan uang dan bisa mengurus anak serta suami di rumah,” ujarnya.

Yuli merasa senang dengan profesi yang digeluti saat ini. Selain bisa mendapat penghasilan yang bisa menambah tabungan dari hobinya. Ia juga mendapat pengalaman luar biasa dari dunia kreator konten.

Mulai dari dikenal banyak teman dari berbagai kota hingga menjadi partner kerja dari berbagai online shop. Selain itu, banyak teman yang merasa terinspirasi dengan konten-konten videonya. ’’Saya ingin sekali suatu saat bisa mempunyai brand fashion yang dikenal banyak pengguna medsos,” harapnya. (ewi/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#aesthetic #outfit #medsos #hijab #konten #pekerjaan #Kedungadem #kreator konten #online shop #kecantikan #bojonegoro #Instagram #review #yulia #rumah sakit #fashion #tas #ootd #affiliator