Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Neysa Mei Fatarani, Atlet Woodball Peraih Medali Perungguh Porwaprov: Berawal dari Bosan di Rumah, Akhirnya Cetak Prestasi

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 25 Desember 2024 | 21:01 WIB
JUARA: Neysa Mei Fatarani, Atlet Woodball menunjukkan Medali Perunggu Porwaprov 2024 (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
JUARA: Neysa Mei Fatarani, Atlet Woodball menunjukkan Medali Perunggu Porwaprov 2024 (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

Neysa Mei Fatarani mulai menekuni olahraga woodball sejak tahun lalu. Baru sekitar setahun, Neysa mampu meraih beberapa prestasi. Salah satunya di ajang Pekan Olahraga Wanita Provinsi (Porwaprov) Jatim 2024.


IRVAN RAMADHON, Bojonegoro.


DISIPLIN dan bertanggung jawab menjadi prinsip Neysa Mei Fatarani. Walau kemarin (24/12) libur latihan bersama woodball. Namun, siswa kelas 2 SMA tersebut tetap berlatih mandiri.

Neysa mengawali pagi dengan berlari (jogging), kemudian renang bersama teman. Ketika siang istirahat di rumah dan sore melakukan aktivitas di rumah seperti bersih-bersih.

Kedisiplinan tersebut membuat Neysa mampu berprestasi. Terbaru meraih Juara 3 Team Stroke Porwaprov 1 Jatim 2024 yang berlangsung awal Desember lalu. Selama persiapan atlet 16 tahun tersebut, fokus memersiapkan mental. Terlebih pertandingan dihadapi tingkat provinsi dan bertemu dengan atlet-atlet lain yang lebih senior dan berpengalaman.

‘’Bahkan sudah ada yang ikut porprov,” ungkap atlet asal Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro Kota tersebut.

Siswa SMAN Model Terpadu (MT) Bojonegoro itu sangat terkesan ketika mencapai poin lebih tinggi dibandingkan dengan atlet-atlet lebih berpengalaman. Juga bisa mencapai target kemenangan tentu melalui latihan rutin.

Neysa sebenarnya hanya iseng mengikuti latihan woodball di SMAN MT Bojonegoro. Bosan tidak memiliki kegiatan di luar rumah menjadi alasan untuk aktif di olahraga yang termasuk baru di Bojonegoro tersebut.

‘’Mengikut woodball sejak pertengahan Desember 2023. Jadi sudah satu tahun tekun untuk hadir berlatih jika tidak ada kendala atau kesibukan lain,” jelas Juara 3 Team Stroke Kejurprov Woodball Sidoarjo 2023 tersebut.

Namun seiring berjalan waktu merasakan keseruan. Bahkan bisa terpilih mengikuti kejuaraan dan meraih prestasi.

Neysa tertarik dengan woodball setelah melihat di media sosial. Dari video di media sosial tersebut menunjukkan woodball sebagai olahraga yang santai dan tidak terlalu banyak gerak. Namun membutuhkan taktik dan kefokusan.

‘’Woodball lebih santai bagi saya, hanya tangan yang bermain dan membuat strategi. Sedangkan kalau olahraga lain seperti sepak bola, futsal, basket mengeluarkan lebih banyak tenaga karena harus berlari dan menyusun strategi,” terang Juara 1 Single Stroke Kejurkab Bojonegoro 2024 tersebut.

Selama setahun menekuni woodball Neysa nyaman dan senang bisa meraih berbagai prestasi. Juga mendapat teman baru sesama atlet dan pengalaman dari berbagai daerah.

Namun sebagai perempuan ketika bertandiang bertepatan dengan datang bulan dan sakit perut membuat gagal fokus dalam bermain. (*)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Bosan #iseng #porprov #Jatim #strategi #olahraga #taktik #woodball #bojonegoro #Porwaprov 1 Jatim #media sosial #atlet