Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Angga Cahyo Putro, Perintis Omah Satwa Blora: Kesulitan Merawat Kadal Buaya dari Papua

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 22 September 2024 | 19:15 WIB

BISNIS DAN EDUKASI: Angga Cahyo Putro, mendirikan Omah Satwa Blora untuk bisnis dan edukasi. (LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)
BISNIS DAN EDUKASI: Angga Cahyo Putro, mendirikan Omah Satwa Blora untuk bisnis dan edukasi. (LUKMAN HAKIM/RADAR BOJONEGORO)

 

Bermula dari kecintaan beragam hewan, Angga Cahyo Putro mendirikan omah satwa di rumahnya. Merawat beragam jenis hewan eksotis, untuk kepentingan edukasi hingga bisnis.


M.LUKMAN HAKIM, BOJONEGORO


OMAH Satwa Blora yang didirikan sejak 2018 lalu itu tak jauh dari pusat kota. Tepatnya di komplek perumahan sebelah utara Lapangan Kridosono Kelurahan/Kecamatan Blora.

Saat Radar Bojonegoro berkunjung, Angga, sapaan akrab Angga Cahyo Putro, sedang  membuat kandang baru untuk satwa yang dipeliharanya. 

Pria kelahiran 1992 itu menjadikan lahan ruangan samping rumah sebagai tempat penangkaran sekaligus budidaya hewan-hewan unik dan eksotis.

Seperti Iguana Albino, Gecko (Kadal Gurun), Ular Piton, Kura-Kura dan jenis hewan unik lainnya.

“Sebenarnya tidak langka, hewan yang ada di sini (omah satwa) merupakan hewan eksotik. Saat ini sudah ada sekitar 50 an lebih dengan ragam jenis Reptil, unggas, mamalia, hingga serangga,” ujarnya.Awal mula menekuni aktivitas budidaya hewan-hewan eksotik itu berawal dari kecintaannya terhadap satwa.

Sebelum beragam jenis hewan dipunyai, kali pertama yang dibudidayakan adalah ikan hias.

Baca Juga: Bahas Raperda Peternakan dan Kesehatan Hewan

“Dari pelihara ikan hias, terus lanjut ternak iguana, gecko (kadal gurun) dan berbagai macam jenis hewan lain,” ceritanya.

Ternyata, budidaya membuahkan hasil. Beberapa anakan dari berbagai spesies itu berkembang. Akhirnya memutuskan untuk menekuni hingga mendapatkan keuntungan dari hasil jual beli hewan-hewan eksotis tersebut.

Setelah bisnis berjalan, akhirnya kepikiran untuk membuat rumah satwa untuk wahana edukasi bagi warga, terkhusus untuk anak-anak sekolah.

“Hasilnya banyak mau ngapain, kemudian buka rumah satwa, branding terus kita jual, terus bingung lagi akhirnya dibuat edukasi,” ujarnya.

Beberapa sekolah TK dan PAUD kerap diajak kerjasama untuk edukasi satwa kepada siswa. Datang ke sekolah dengan membawa hewan-hewan beserta sangkarnya. Ada juga siswa yang diajak datang langsung ke omah satwanya.

“Ada yang datang ke sini (omah satwa) dan mendatangi siswa untuk belajar terkait dunia satwa,” ungkap pemuda yang sedari kecil sudah akrab dengan satwa.

Angga mengungkapkan, banyak jenis hewan yang sudah dihandle. Sebab, di Blora saat ini masih belum ada lagi komunitas yang konsentrasi terhadap satwa-satwa.

Baca Juga: Pahami Karakter Hewan Piaraan

Sebelumnya ada satu komunitas, namun tak lama para anggotanya bubar.

“Dulu ikut komunitas musang, akhirnya bubar kita bingung mau kumpul, kita kumpulkan hewan sendiri dan dikembangbiakan,” jelasnya.

Beberapa jenis hewan yang dipelihara didatangkan dari luar kota. Menurutnya, jenis hewan yang paling sulit perawatannya adalah Krocodes King atau Kadal Buaya dari Papua.

Sebab, habitat hewan tersebut haruslah lembab. “Kalau panas, Kadal Buaya itu bisa mati,” terangnya.

Menurutnya, dari beragam jenis satwa eksotis tersebut yang paling mudah diperbanyak populasonya yakni Gecko dan Iguana. Sementara, yang paling banyak diminati masyarakat adalah Gecko dan Hamster. “Dua itu yang paling diminati,” ujarnya.

Peminat hewan-hewan yang dibudidayakannya rerata berasal dari luar kota seperti Pati, Rembang, Grobogan dan Bojonegoro (Padangan). Sementara, peminat pembeli dari warga lokal masih minim.

Dia bakal terus membudidayakan hewan tersebut karena sudah kadung cinta dengan satwa-satwa.

“Saya juga budidaya tikus putih, kadang untuk pakan satwa sendiri, kalau lebih kadang dijual,” tutupnya (*/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Reptil #Peliharaan #perintis #unggas #Hewan Unik #mamalia #Kecintaan #Gecko #Bisnis #kadal #satwa #kesulitan #buaya #merawat #albino #hewan #Beragam #omah #Kadal Gurun #eksotis #blora #papua