BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro serius membangkitkan semangat pelaku usaha ekonomi kreatif, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan industri kecil menengah (IKM), serta memberdayakan ekonomi.
Termasuk melestarikan dan mengembangkan salah satu seni budaya yang menjadi ciri khas bangsa dalam berbusana. Khususnya batik.
Pemkab melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro berharap bisa memberikan kontribusi terhadap perubahan ekonomi masyarakat. Dengan menggelar Pekan Batik Daerah Budaya Bangsa. Kegiatan bertema "Batikku, Batikmu, Batik Kita Semua" ini akan dilaksanakan pada 5-8 Juni 2024 di Alun-Alun Bojonegoro.
Kepala Disbudpar Bojonegoro Budiyanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kecintaan dan kebanggaan produk dalam negeri.
Selain itu, menumbuhkan inspirasi dan mengembangkan seni budaya dan kepariwisataan di Bojonegoro. Juga, sebagai ajang promosi dan pemasaran batik khas Bojonegoro ke pasar global. ‘’Kegiatan ini merupakan promosi bagi UMKM dan IKM di Bojonegoro. Untuk mengenalkan produknya. Lebih khusus batik Bojonegoro,’’ ujarnya.
Budi berharap dengan kegiatan ini dapat menjaring wisatawan dan investor. Upaya yang dilakukan dengan mengundang artis dan influencer nasional. Di antaranya Dery Ansha "Kasisolusi", dan Arumi Bachsin.
Selain itu juga mengundang beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah. ‘’Diharapkan bakal ada wisatawan dan investor datang. Dengan direct selling semoga tercipta iklim ekonomi yang kondusif. Dan berdampak pada pertumbuhan dan pengembangan produk daerah,’’ harapnya.
Dia mengajak masyarakat untuk datang, karena bisa masuk ke venue secara gratis. Dan berpeluang mendapatkan berbagai doorprize menarik. Adapula lomba membuat video reels yang nantinya di-upload di sosial media masing-masing. Dan ada hadiah menarik tentunya.
‘’Kami tidak memungut biaya masuk, alias gratis. Event mulai hari ini (rabu) hingga sabtu (8/6) nanti. Buka mulai pukul 10 pagi sampai 9 malam. Ayo manfaatkan kesempatan ini,’’ tuturnya. (*)
Editor : Hakam Alghivari