Meski baru menekuni olahraga kick boxing empat bulan. Namun, Bayu Dirgantara mampu meraih dua prestasi di dua kejuaraan. Terbaru meraih Juara 1 Kelas 49 kilogram (kg) Junior Putra Tatami Sports Kick Boxing Tournament.
M.IRVAN RAMADHON, Radar Bojonegoro
Kebanggaan membawa nama Bojonegoro berjaya di olahraga kick boxing sedang dirasakan Bayu Dirgantara. Bayu sapaannya, berhasil meraih prestasi kedua sejak aktif sebagai atlet delapan bulan lalu.
Tepatnya Juara Juara 1 Kelas 49 KG Junior Putra Tatami Sports Kick Boxing Tournament Madiun Open yang berlanngsung 11 hingga 12 Mei lalu.
Sebelumnya atlet 16 tahun tersebut berhasil meraih prestasi pada Ngawi Kick Boxing Chellenge 2024. Sebagai juara 1 kelas 49 kg junior putra pada awal Maret lalu. Kedua prestasi tersebut membuat Bayu merasakan kebanggaan luar biasa.
‘’Sangat senang karena bisa memenangkan kejuaraan tersebut dan membuat orang tua saya senang,” ungkap atlet asal Desa Tlogohaji Kecamatan Sumberrejo.
Prestasi Bayu tidak didapat dengan mudah. Selama empat bulan rutin menjalani latihan. Bahkan sebulan sebelum kejuaraan di Madiun, latihan digenjot untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin.
‘’Latihan intens selama 1 bulan lebih, saya dilatih oleh mas Indra,” jelas siswa SMAN 1 Sumberrejo tersebut.
Latihan rutin yang dijalani Bayu berbuah manis. Prestasi pada Tatami Sports Kick Boxing Tournament Madiun Open mampu dibawa pulang.
Tentu berkat perjuangan selama latihan dan ketika bertanding. Untungnya tidak ada kendala dihadapi selama menjalani persiapan atau latihan. ‘’Juga tidak mengalami cedera ketika bertanding,” terangnya.
Bayu baru menekuni olahraga kick boxing sejak Februari tahun ini. Keinginan meraih prestasi menjadi alasan untuk menekuni olahraga tersebut. Selain itu, dari kick boxing atlet tinggal di Dusun Mboto itu bisa melatih kesehatan dan kedisiplinan. (*/msu)
Editor : Hakam Alghivari