Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Daftar Haji sejak 2012, Sabar Kumpulkan Uang Recehan

Hakam Alghivari • Selasa, 30 April 2024 | 20:10 WIB
SABAR: Muntahir saat manasik haji, tukang parkir ini akan berangkat ke Tanah Suci pada 11 Mei mendatang.
SABAR: Muntahir saat manasik haji, tukang parkir ini akan berangkat ke Tanah Suci pada 11 Mei mendatang.

Keriput kulit di wajah Muntahir, penanda usianya sudah tidak muda. Namun, tidak menjadi alasan untuk lantas berhenti menunaikan ibadah rukun Islam kelima

Meski tidak sekuat calon jemaah haji (CJH) yang lebih muda. Namun, semangat pria 85 tahun ini selalu membara.

Warga Kelurahan Jetak, Kecamatan Bojonegoro Kota ini membuktikan panggilan Allah untuk berangkat haji tertujukan bagi siapapun yang memiliki niat kuat.

Membuat tukang parkir asal Kelurahan Jetak, Kabupaten Bojonegoro tersebut dapat berangkat haji tahun ini.

Dengan segala perjuangan yang telah dilalui sejak puluhan tahun lalu. Muntahir berhasil mengumpulkan sedikit demi sedikit uang hasil usaha parkir motornya sebagai tabungan berangkat haji.

Tepatnya, sejak membuka jasa parkir di Terminal Bojonegoro, sebelum berubah menjadi Taman Rajekwesi saat ini.

‘’Dari hasil usaha parkir, sehari bisa mengumpulkan rerata Rp 100.000,’’ tuturnya.

Recehan bayaran parkir dari setiap pemilik motor membawa berkah bagi Muntahir. Tidak hanya untuk membiaya diri sendiri, namun juga dapat membiayai sang istri untuk berangkat haji.

‘’Saya berangkat haji bersama istri,’’ ungkapnya.

Muntahir bersama istrinya Siti Marmah yang saat ini berusia 75 tahun telah menunggu sekitar 12 tahun silam. Tepatnya, mendaftar sejak 2012 silam dengan uang hasil tabungannya.

Dengan syukur terus terucap, membuktikan kebahagian pasangan tersebut atas panggilan ke Tanah Suci.

‘’Sudah lama menabung untuk berangkat haji. Mendaftarnya juga sudah lama,’’ kenangnya.

Di usia senjanya, Muntahir terus memerhatikan kesehatan agar bisa menjalankan ibadah haji dengan maksimal. Termasuk, menjaga tenaga agar tidak terlalu letih dalam setiap persiapan keberangkatan haji.

Bahkan, dalam praktik ibadah haji yang digelar pada hari kedua manasik tingkat kabupaten pada Kamis (25/4) lalu. Muntahir hanya menyimak setiap materi seputar haji dan melakukan beberapa praktik yang tidak menghabiskan tenaga, seperti praktik pemakaian kain ikhram.

Sedangkan, untuk praktik tawaf, hanya menyimak dengan seksama karena tidak ingin kehabisan tenaga yang berujung pada akibat yang tidak diinginkannya. Tujuannya menjaga kesehatan menjelang keberangkatannya ke Tanah Suci sekitar dua pekan lagi.

‘’Insya Allah kuat (melaksanakan ibadah haji),’’ tandasnya.

Muntahir bersama Siti Marmah berharap untuk sama-sama didoakan agar lancar menjalani ibadah haji di Tanah Suci. Dan, bisa menjadi haji mabrur tahun ini. (*/msu)

Editor : Hakam Alghivari
#cjh #kemenag #bojonegoro