RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - GTK Sportfest 2026 bakal digelar di Bojonegoro pada akhir bulan Mei 2026. Event olahraga ini ditujukan bagi guru dan tenaga kependidikan (GTK) jenjang SMA, SMK, dan PKPLK di lingkup Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur wilayah Bojonegoro-Tuban. Event tersebut berlangsung untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Empat cabang olahraga (cabor) bakal dipertandingkan dalam GTK Sportfest tahun ini. Mulai dari sepak bola putra, futsal putri, bola voli putra, dan bola voli putri. Pertandingan dipastikan berlangsung meriah, kompetitif, serta sportif. Ketua
Pelaksana GTK Sportfest 2026 Firman Andik Saputro mengatakan, tujuan dari event ini bukan hanya sekadar mengejar trofi di atas lapangan, ada misi besar di baliknya. Event ini bukan hanya sekadar mengejar trofi di lapangan, melainkan juga untuk ajang silaturahmi, meningkatkan kebugaran jasmani, juga menanamkan sportivitas.
Dengan kompetisi ini diharapkan bisa mempererat hubungan antar GTK dan antar lembaga, produktivitas GTK terjaga secara optimal, serta semua GTK memiliki kerjasama yang solid dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran.
‘’Event ini memang fokus untuk guru dan tenaga kependidikan,” ungkapnya.
Firman menjelaskan, GTK Sportfest saat ini masih tahap pendaftaran hingga 21 Mei mendatang. Sehingga, bagi SMA, SMK, dan PKPLK/SLB yang ingin berpartisipasi masih memiliki kesempatan untuk mendaftar.
‘’Kami mengundang seluruh lembaga untuk berpartisipasi. Ini saatnya menunjukkan bahwa guru tidak hanya cerdas di dalam kelas, tapi juga tangguh dan sportif di arena olahraga,” jelas pria yang juga menjabat Kepala SMKN 3 Bojonegoro itu.
Pertandingan GTK Sportfest bakal berlangsung di empat venue berbeda. Mulai dari Stadion Letjend Soedirman (SLS) ketika pembukaan, lapangan SMT Bojonegoro untuk sepak bola, GOR SMAN 3 Bojonegoro untuk futsal putri, serta GOR Utama Bojonegoro untuk pertandingan bola voli.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban Agus Hariyono mengatakan, ingin event atau kegiatan yang dilakukan seperti GTK Sportfest dapat memupuk kekeluargaan dan persahabatan GTK semakin erat. Juga meningkatkan kebugaran hingga kegembiraan.
‘’Bukan fokus pada prestasi tapi mumupuk kebersamaan,” jelasnya.
Agus menambahkan event yang pesertanya diikuti GTK, termasuk GTK putri ini diperkirakan baru pertama digelar di Jawa Timur. (*/irv)
Editor : Yuan Edo Ramadhana