RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Ribuan masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Kanor, Bojonegoro tumpah ruah turun ke jalan. Ini bukan demo, namun merayakan kemegahan kanaval HUT Kemerdekaan RI ke-80 pada Minggu siang (31/8). Karnaval berlangsung meriah dan banyak saling unjuk aksi teatrikal.
Karnaval kali ini beralih start dari utara menuju arah finish depan kecamatan. Dimulai di SDN Semambung 2 di Desa Semambung, tak terlalu jauh dari Jembatan KaRe (Kanor-Rengel) dan berakhir di finish depan Kantor Kecamatan Kanor.
Camat Kanor, Faisol Ahmadi mengapresiasi ramainya perayaan dan karnaval pada tahun ini. Terlebih mayoritas peserta adalah warga desa sendiri.
“Untuk tahun ini ada total 2.260 peserta dari 29 kelompok. Dari jumlah tersebut, 25 diantaranya merupakan pemdes beserta masyarakat desa. Senang rasanya melihat jumlah peserta yang antusiasi berpartisipasi,” jelas Faisol.
Sesuai tema gelaran karnaval, acara ini tidak hanya merayakan kemerdekaan Indonesia saja, namun juga jasa para pahlawan yang berjuan untuk mewujudkan kemerdekaan.
“Sekaligus untuk mengedukasi, agar masyarakat tetap memiliki jiwa patriot dan bangga terhadap bangsa dan negara,” tambah Faisol.
Tema yang dibawakan oleh para peserta cenderung menampilkan aksi teatrikal dan tari, dengan berbagai latar belakang. Mulai kisah legenda tradisional, hingga peristiwa-peristiwa perjuangan kemerdekaan.
Selain mengenalkan budaya dan sejarah Indonesia, karnaval juga memberikan edukasi ekologi kepada peserta dan masyarakat.
“Jadi ada beberapa peserta yang mengusung konsep ekologi, diantaranya memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak digunakan lagi sebagai properti karnaval,” ungkap Faisol.
Tidak hanya untuk memeriahkan desa, Faisol berharap karnaval dapat menambah kerukunan masyarakat Kanor.
“Kami menghimbau kepada masyarakat Kanor agar selalu menjaga kebersamaan, guyub rukun, dan ketertiban umum, karena juga termasuk upaya menegakkan kedaulatan NKRI,” jelas Faisol.
Namun perayaan kemerdekaan RI di Kanor tidak akan berhenti pada karnaval Minggu. Harapannya, sama seperti karnaval, acara selanjutnya juga turut membantu pertumbuhan ekonomi di kecamatan yang berdampingan dengan sungai Bengawan Solo tersebut.
“Insya Allah, minggu depan akan ada jalan sehat. Semoga apa yang direncanakan juga turut berdampak pada perekonomian masyarakat Kanor,” ujar Faisol. (edo/cho)
Editor : Yuan Edo Ramadhana