RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pada 2006 silam band Britpop asal Bandung, The Changcuters muncul ke permukaan dunia musik Indonesia melalui album mereka, “Mencoba Sukses”. Tidak mudah bagi Tria Ramadhani dkk. untuk menembus pasar musik yang saat itu didominasi oleh aliran pop melayu, namun berkat berbagai single yang mereka gaungkan, baik secara langsung maupun di media lain seperti sinetron dan rilis ulang album, mereka berhasil merebut hati masyarakat Indonesia hingga kini.
Salah satu single populer mereka dari album tersebut, ‘Hijrah ke London’ mengisahkan kerinduan akan belahan hati yang harus berkelana ke Inggris seorang diri. Tak disangka oleh mereka semua, dua dekade kemudian mereka berkesempatan untuk pergi ke ibukota Inggris tersebut secara sungguhan.
The Changcuters mengumumkan penyelenggaraan tur mereka ke Inggris dengan tajuk "Berangkat ke UK" pada Rabu (11/2) melalui media sosial mereka, dengan konser dilaksanakan pada 12 hingga 23 April 2026. Berangkatnya Tria dkk. ke London banyak dibantu oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di tiga kota yang akan mereka kunjungi.
Selain ke London, The Changcuters juga berkesempatan untuk manggung di kota lain yang juga kental dengan sepak bola, yakni Newcastle. Bahkan mereka juga bakal menyeberangi Tembok Hadrianus dan manggung di Skotlandia untuk memenuhi undangan dari PPI Edinburgh.
“Lagu ‘Hijrah Ke London’ lahir dua puluh tahun lalu. Bukan sebagai rencana karena memang awalnya hanya lagu yang lahir dari khayalan, iseng-isengan yang kami rawat di panggung. Kini, lagu itu tidak lagi berhenti di lirik. Ia menjelma jadi langkah. Menjadi rute. Menjadi sebuah perjalanan yang akhirnya kami jalani,” bunyi rilis pamflet konser yang diterbitkan oleh The Changcuters dalam media sosial mereka.
Saat ini, mereka sedang menyelesaikan tur konser lokal mereka yang diselenggarakan di Yogyakarta dan Bandung, dengan puncak acara pada Jumat (13/2) di Jakarta. Untuk saat ini belum ada informasi lebih lanjut dari The Changcuters maupun PPI London, PPI Edinburgh dan PPI Newcastle mengenai tur konser tersebut. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana