RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Raksasa layanan streaming asal Amerika Serikat, Netflix mulai menancapkan taji kekuasaan di dunia sinema. Per Jumat malam (5/12), Netflix resmi mengakuisisi salah satu rumah produksi film legendaris Amerika Serikat, Warner Bros.
Transaksi bisnis tersebut juga diikuti dengan aksi korporasi lain yang dilakukan Warner Bros. secara bersamaan. Sebelumnya bernama hukum Warner Bros. Discovery, kini Warner melepas Discovery Global ke pasar perseroan terbuka, dengan peralihan dinyatakan selesai sekitar setengah akhir 2026 mendatang.
“Dengan menggabungkan pustaka sinema dan serial televisi milik Warner Bros. dengan milik Netflix, kami yakin akan dapat berkembang bersama. Selain itu, kami juga dapat memberikan lebih banyak keanekaragaman hiburan untuk masyarakat, sambil mengolah kisah untuk masa depan,” jelas salah satu CEO Netflix, Ted Sarandos dalam rilis resmi perushaaan.
CEO Warner Bros. saat ini, David Zaslav juga mengamini pernyataan tersebut. “Dengan bergabung dengan Netflix, kami dapat menjamin bahwa para penikmat hiburan kami tetap akan dapat menikmati kisah-kisah kami dimana saja, dan kapan saja,” ujarnya.
Selain menggabungkan pustaka kedua belah pihak, akuisisi yang dilaksanakan Netflix juga mengembangkan nilai ekuitas perusahaan hingga USD 72 miliar, atau sebanyak Rp 1,2 triliun. Itupun hanya mencaplok divisi sinema milik Warner, sebagaimana telah disebutkan.
Sementara itu, Discovery yang kini menjadi perseroan terbuka tetap akan memegang usaha siaran televisi dan kantor berita yang sebelumnya dimiliki Warner. Termasuk channel Discovery, serta CNN, TNT Sports dan Bleacher Report. Sementara melalui rilis resmi, nampaknya HBO Max termasuk dalam akuisisi tersebut.
Namun bagi para penggemar film yang lebih doyan pergi ke bioskop alih-alih duduk streaming di rumah, jangan khawatir. Netflix berjanji tetap akan melaksanakan rilis bioskop untuk film-film karya Warner saat ini dan mendatang.
“Netflix sepakat untuk mempertahankan dan mengembangkan usaha kerja yang dilaksanakan Warner Bros. saat ini, termasuk rilis film di bioskop,” bunyi pernyataan resmi tersebut.
Sebelumnya, Netflix bersaing dengan sesama perusahaan sinema, Paramount, serta perusahaan televisi, Comcast dalam perebutan saham dan kepemilikian Warner Bros. Comcast sendiri sebelumnya telah mengakusisi sesama kantor berita AS, CBS. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana