RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Minggu lalu, berbagai pengunjung di beberapa bioskop berkisah di media sosial tentang pemandangan baru di dalam layar perak, yang mendapat tanggapan miring dari warganet. Yakni diputarnya video promosi mengenai pencapaian pemerintah Indonesia, yang jadi bagian dari iklan dan promosi sebelum pemutaran film.
Tentu, iklan layanan masyarakat (ILM) seperti video tersebut merupakan hal yang sedianya lumrah, terutama bagi mereka yang sering menonton televisi. Namun ILM sudah lama tidak diputar di layar bioskop sejak era 1990-an, terlebih dengan sifat bioskop sebagai fasilitas hiburan masyarakat yang ingin melepas diri dari hiruk pikuk kehidupan.
"Cinema XXI menyediakan ruang bagi penyampaian informasi publik dari pemerintah, dalam bentuk iklan layanan masyarakat (ILM)," jelas Corporate Secretary Cinema XXI, Indah Tri Wahyuni pada Senin (15/9). XXI sendiri menjadi salah satu perusahaan bioskop yang memiliki kontrak dengan pemerintah untuk menyiarkan ILM tersebut.
Ternyata, kontrak tersebut hanya berlaku untuk seminggu. Sehingga per minggu ini, ILM tersebut sudah tidak ditayangkan lagi di bioskop.
"Adapun penayangan materi seputar kinerja sosial kabinet Presiden Prabowo merupakan ILM yang ditayangkan selama satu minggu, yakni 9-14 September 2025. "Sehingga per hari ini (Senin), tayangan itu tidak lagi ditampilkan sebelum film dimulai," lanjut Indah.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menjelaskan, ILM ditayangkan sebagai salah satu bentuk transparansi kebijakan kepada masyarakat. “Ini bentuk transparansi publik, supaya masyarakat tahu program-program yang sudah berjalan dan bagaimana pelaksanaannya,” jelasnya kepada awak media nasional pada hari yang sama. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana