Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tren Baru Nano Banana Muncul Lagi! Buat Foto Polaroid Vintage Bareng Idola Pakai Google Gemini Pakai 10 Contoh Prompt Berikut

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 13 September 2025 | 01:50 WIB
Photo
Photo

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Jagad media sosial Indonesia masih dilanda tren viral mengubah diri menjadi miniatur atau action figure menggunakan model kecerdasan buatan (AI) Google Gemini, berkat fitur Nano Banana yang baru-baru ini ditambahkan. Namun belum usai tren tersebut dari layar gawai warganet, kembali muncul tren baru serupa yang juga memanfaatkan teknologi yang sama.

Sebagaimana yang juga telah didemonstrasikan oleh Google dan Jawa Pos Radar Bojonegoro, Gemini AI dengan fitur Nano Banana memungkinkan pengguna untuk tampil seolah-olah berada di masa lalu, serta tampil seolah-olah sedang bersama dengan orang lain, termasuk artis. Nah, jika keduanya digabungkan, muncul tren baru yang kini mulai viral, yakni memproduksi foto polaroid atau foto vintage bersama artis kesayangam, terutama para bintang K-Pop.

Berbeda dengan tren olah foto menjadi miniatur yang perlu perintah atau prompt spesifik seperti ukuran foto dan lingkungan di sekitar miniatur, mengubah foto diri menjadi foto polaroid atau foto jadul jauh lebih sederhana, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Jika Anda mau, Anda juga tidak perlu memasukkan orang lain ke foto tersebut.

Foto Polaroid, yang juga serupa dengan foto-foto yang diambil dalam stan foto atau photo booth, umumnya berciri punya bingkai putih dari sisa kertas foto. Selain itu, utamanya dengan foto yang diambil dari kamera instan Polaroid sungguhan, ada sedikit efek buram yang dihasilkan dari jepretan kamera, sehingga terkesan vintage atau jadul. Dengan bantuan Gemini AI, tidak perlu jauh-jauh ke photo booth atau membeli kamera Polaroid untuk menghasilkan foto serupa.

Sebagai pengingat kembali, cara menggunakan prompt melalui Google Gemini adalah sebagai berikut:

  1. Buka Google Gemini melalui link berikut ini.
  2. Jika menggunakan foto atau gambar, masukkan gambar terlebih dahulu menggunakan tanda + di kolom chat. Jika tidak, lompati langkah ini
  3. Masukkan prompt AI yang dikehendaki sesuai contoh.
  4. Tekan enter dan tunggu proses Gemini AI hingga selesai.

Mari kita mulai dengan membentuk foto referensi pilihan Anda menjadi foto polaroid dengan prompt AI dasar berikut:

Photo
Photo

“Buatlah foto ini menjadi foto yang diambil dengan kamera Polaroid. Foto harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto harus memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat dari ruangan gelap. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang di belakang dengan tirai putih.”

Atau dalam Bahas Inggris, dapat dibuat lebih sederhana lagi menjadi:

“Turn this photo into a Polaroid photo. Change the background into a white curtain, make it look like it was taken in a photo booth with consistent lighting.”

Photo
Photo

Sekarang mari coba tambahkan foto pendamping yang diinginkan. Karena Google Gemini memiliki batasan dan kebijakan mengenai pengolahan tokoh publik untuk kegunaan AI, termasuk selebriti, jika Gemini menolak menambahkan subjek melalui perintah kata, gunakan foto artis sebagai referensi tambahan.

Sehingga prompt, jika memakai foto referensi, berubah menjadi:

Photo
Photo

“Buatlah kedua foto ini menjadi sebuah foto yang diambil dengan kamera Polaroid. Buat karakter dalam foto berfoto berdampingan. Foto harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto harus memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat dari ruangan gelap. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang di belakang dengan tirai putih.”

Atau dalam Bahasa Inggris:

“Turn these photos into a single Polaroid photo. Change the background into a white curtain, make it look like it was taken in a photo booth with consistent lighting.”

Photo
Photo

Jika tidak ada foto referensi artis atau orang yang digunakan, prompt berubah sedikit menjadi:

“Buatlah  foto ini menjadi sebuah foto yang diambil dengan kamera Polaroid. Buat karakter dalam foto berfoto berdampingan bersama [nama artis/sosok yang diinginkan]. Foto harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto harus memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat dari ruangan gelap. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang di belakang dengan tirai putih.”

Atau dalam bahasa Inggris:

“Turn this photo into a Polaroid photo, and have the character taking pictur together with [artis/sosok yang diinginkan]. Change the background into a white curtain, make it look like it was taken in a photo booth with consistent lighting.”

Dari sini, kedua jenis prompt tersebut dapat dimodifikasi sesuka hati untuk mengubah pose orang-orang di gambar yang dihasilkan, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Contohnya sebagai berikut:

“Sekarang buat karakter di sebelah kiri menghadap kamera dan membuat tanda peace atau v-sign”

Photo
Photo

 

“Now make the character on the right face the character on the left, and make him touch her shoulder”

Photo
Photo

Jika ingin mengubah pose orang-porang di foto sejak awal, maka prompt awal berubah menjadi seperti ini:

“Buatlah foto ini menjadi foto yang diambil dengan kamera Polaroid. Foto harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto harus memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat dari ruangan gelap. Jangan ubah wajah. Posisikan karakter perempuan/karakter pertama [dengan pose yang diinginkan], dan posisikan karakter laki-laki/karakter kedua [dengan pose yang diinginkan]. Ganti latar belakang di belakang dengan tirai putih.”

Atau dalam bahasa Inggris:

“Turn these photos into a single Polaroid photo. Change the background into a white curtain, make it look like it was taken in a photo booth with consistent lighting. Make the first character/character on the left/the girl [pose yang diinginkan dalam bahasa Inggris], and make the second character/the character on the right/the boy [pose yang diinginkan dalam bahasa Inggris].”

Tentu tidak hanya pose karakter yang dapat diganti, namun juga latar belakang yang tidak harus selalu berwujud tirai putih di siang hari. Prompt bisa langsung ditambahkan setelah gambar awal jadi, misal:

“Ganti latar belakang foto menjadi Grand Canyon”

Photo
Photo

"Now turn the background into a garden at sunset”

Photo
Photo

Jika ingin latar belakang diganti sejak awal, maka prompt awal berubah menjadi:

“Buatlah foto ini menjadi foto yang diambil dengan kamera Polaroid. Foto harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto harus memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat dari ruangan gelap. Jangan ubah wajah. Posisikan karakter perempuan/karakter pertama [dengan pose yang diinginkan], dan posisikan karakter laki-laki/karakter kedua [dengan pose yang diinginkan]. Ganti latar belakang di belakang dengan [tempat yang diinginkan].”

 

Atau dalam Bahasa Inggris:

“Turn these photos into a single Polaroid photo. Change the background into [tempat yang diinginkan], make it look like it was taken professionally with consistent lighting. Make the first character/character on the left/the girl [pose yang diinginkan dalam bahasa Inggris], and make the second character/the character on the right/the boy [pose yang diinginkan dalam bahasa Inggris].”

Misal Gemini AI tidak merespon prompt dengan benar, atau menghasilkan gambar yang jauh melenceng dari prompt, cukup unggah ulang hasil prompt terakhir dan ulangi lagi. Perlu diingat, masih ada batasan yang dimiliki oleh Google Gemini sebagai model AI buatan manusia, baik dari sisi kemampuan maupun sisi moral. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#foto #kecerdasan buatan #indonesia #google gemini #prompt AI #jadul #tren baru #foto bersama #foto vintage #gemini #foto jadul #tren viral #foto polaroid #tren #google #media sosial #warganet #Gemini AI #vintage #artis #ai #Prompt #Nano Banana #Polaroid