RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Nampaknya demam tren permainan gim video Umamusume Pretty Derby (UMPD) tidak hanya melanda Indonesia saja. Seorang pemain gim tersebut yang bertempat tinggal di Inggris memutuskan untuk terlibat dalam balap kuda sungguhan karena tertarik setelah bermain gim asal Jepang tersebut.
Sebagai pengingat kembali, rilis UMPD dan digelarnya ajang pacuan kuda Indonesian Derby yang hanya berselisih sebulan membuat para penggemar anime dan gim video turut meramaikan pacuan kuda tersebut pada Minggu (27/7). Sehingga pacuan kuda yang identik dengan orang-orang tua kaya raya mendadak diisi oleh kaum wibu dan gamer yang tertarik melihat pacuan kuda untuk pertama kali.
Hampir 10 ribu penonton stream pacuan kuda tersebut menyaksikan kuda milik kolektif King Halim Stable, King Argentine merebut Triple Crown Indonesia edisi 2025, dan hampir semuanya mengutarkan komentar yang sama: “Umazing!”, yakni gabungan dari “Uma” (kuda dalam bahasa Jepang) dan”Amazing” (hebat dalam bahasa Inggris).
Umamusume, yang dapat diterjemahkan sebagai “gadis kuda” merupakan gim video rilisan Cygames yang telah diluncurkan sejak 2021, namun baru menerima versi terjemahan Bahasa Inggris pada 2025 silam untuk seluruh belahan dunia, dan dapat dimainkan di smartphone dan Steam. Alih-alih melatih kuda sungguhan, sesuai judulnya para pemain ditugaskan untuk melatih kuda yang telah mengalami moefikasi, yakni disulap jadi gadis anime sesuai dengan penampilan kuda-kuda pacuan Jepang di dunia nyata.
Nah, pada Selasa (29/7) seorang gamer asal Inggris dengan username Oxijinn_ berbagi pengalamannya bermain Umamusume di forum internasional resmi gim video tersebut di Reddit. Bahkan Oxi mengaku nekat berinvestasi dalam kepemilikan kuda pacuan sungguhan setelah bermain UMPD.
“Setelah saya ketagihan main Umamusume karena sudah lama bermain, saya putuskan berinvestasi dan menabung untuk kepemilikan kuda pacuan. Jika saya dapat melatih dan berinvestasi untuk kuda dalam gim, saya rasa saya juga bisa berinvestasi kuda sungguhan,” jelasnya sebagaimana dikutip dari Dexerto.
Menurut catatan Sky Sports dan Racing Post, Oxi mendaftarkan diri untuk kepemilikan bersama kuda bernama Jax Belle, yang dimiliki oleh peternak kuda asal Negeri Jam Big Ben tersebut, Cheryl Burton. Tentu Oxi tidak ikut melatih atau mengendarai kuda tersebut, pekerjaan-pekerjaan tersebut telah dipercayakan kepada Lucy Wadham selaku pelatih dan Tom Cannon selaku joki.
“Jadi biaya perawatan kuda ditanggung bersama oleh para pemilik bersama, kurang lebih GBP 6 ribu (Rp 131 juta). Sebagai pemilik, saya turut diundang dalam pacuan dan bisa mampir ke kandangnya kapan saja, kudanya sendiri juga ramah,” lanjut Oxi.
Jax Belle sendiri baru sekali ikut pacuan kuda pada Jumat (25/7) di Arena Pacuan Uttoxeter Racecourse, Staffordshire. Sayangnya, Jax terpaksa melewati garis finish sebagai juru kunci, dan harus istirahat sementara karena cedera.
“Tidak seperti di Umamusume, dia finish terakhir. Namun persis kayak Umamusume, dia finish terakhir karena kakinya ditendang kuda lain sebelum ikut pacuan, sehingga sang kuda jadi sedih,” jelas Oxi.
Tindakan Oxi sebagai penggemar Umamusume cukup nekat bagi masyarakat awam, namun lumrah diantara sesama penggemar gim tersebut. Banyak dari pemain gim video tersebut rela pergi ke Jepang untuk mampir ke kandang kuda yang jadi karakter dalam gim sambil menyumbang dana pakan kuda, atau ke makam kuda jika kuda nyata yang jadi basis karakter gim sudah meninggal. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana