Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Raja Industri Gim Video Angkat Suara Soal AI: Kenapa Tidak? Penting Untuk Paham Cara Kerjanya

Yuan Edo Ramadhana • Minggu, 20 Juli 2025 | 22:15 WIB
Gabe Newell (Dok. Valve)
Gabe Newell (Dok. Valve)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Tokoh legenda industri gim video (video game), Gabe Newell mengungkapkan pendapatnya dalam penggunaan kecerdasan buatan (AI) di industri teknologi dan gim video. Pria yang kerap dipanggil Gaben tersebut mengungkapkan pendapatnya kepada YouTuber dan pebisnis Zalkar Saliyev dalam wawancara pada Sabtu (19/7).

Secara rinci, Gaben mendorong para pengembang gim video untuk tidak sungkan-sungkan menggunakan AI untuk mengembangkan gim produksi mereka. Di sisi lain, Gabe juga mendorong para pengembang untuk memahami AI dan menciptakan AI mereka sendiri.

“Menurut saya kedua-duanya penting. Semakin banyak yang diketahui mengenai cara kerja AI, semakin besar potensi efektif yang dapat diambil,” jelas pria asal Seattle yang kini bekerja di bidang interaksi manusia-komputer (IMK) melalui jaringan saraf tersebut.

Gabe juga mewanti-wanti agar para pengembang segera meningkatkan kemampuan mereka, termasuk dalam penguasaan teknologi kecerdasan buatan.

“Pandangan saya bakal ada pemandangan lucu dimana orang biasa yang tidak tahu pemrograman dan digendong oleh AI untuk ngoding program bakal jadi lebih jago dan berharga ketimbang para pengembang yang sudah terjun di dunia pemrograman dan ngoding selama bertahun-tahun,” lanjut Gaben sebagaimana dikutip dari PC Gamer.

Kembali ke pendapatnya, Gaben memfokuskan para pengembang untuk memahami cara kerja AI terlebih dulu.

“Seiring berkembangnya kemampuan untuk memanfaatkan AI, kalian akan memahami cara kerja dan jalan pikiran para pengembang di bidang machine learning (pembelajaran mesin). Jadi menurut saya kedua-duanya penting,” terang pendiri studio gim Valve, serta platform e-commerce Steam tersebut.

Penggunaan AI di dunia gim video memang sudah bukan hal asing lagi, terlebih untuk membentuk koreografi pergerakan elemen komputer atau mesin di dalam gim.

Temuan Totally Human Media pada 13 Juli lalu, 20 persen gim video yang dirilis tahun ini di Steam menggunakan aset AI, naik dari 7 persen gim video pada 2024. Kebanyakan pengguna AI tersebut merupakan pengembang gim skala kecil dan independen.

Namun yang menjadi kontroversi sebagaimana di bidang lain adalah penggunaan AI untuk aset grafis, serta penggantian tenaga kerja pengembang oleh AI. Sejak 2024, Steam telah mewajibkan pengembang untuk mengklarifikasi penggunaan AI jika terkandung dalam gim yang akan mereka jual.

Gabe sendiri terkenal sebagai tokoh pengembang dan pengusaha gim video yang revolusioner, melalui serial gim Half-Life, serta mempelopori penjualan gim video melalui platform Steam. Kini Gabe pensiun dari pengembangn gim video, namun tetap bekerja di bidang IMK melalui perusahaan Starfish Neuroscience. (edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana