BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Setelah bertahun-tahun kaum gamer disuguhi dan ditipu dengan rumor dan klaim bocoran video game Grand Theft Auto (GTA) VI, akhirnya kreator seri video game GTA, Rockstar Games (R*) mengonfirmasi eksistensi game tersebut. Teaser trailer GTA VI akan dipublikasikan Rockstar Games pada Desember mendatang, bertepatan ulang tahun ke-25 perusahaan yang didirikan Houser Bersaudara tersebut.
R* mengumumkan keberadaan GTA VI melalui kanal sosial media mereka serta website resmi mereka, Rockstar Newswire. Pengumuman tersebut disampaikan langsung presiden R*, Sam Houser.
“Bulan depan menandai 25 tahun berdirinya Rockstar Games. Kami sangat senang untuk memberitahu Anda bahwa awal Desember, kami akan merilis trailer pertama untuk game Grand Theft Auto selanjutnya,” tulis Sam dalam pengumuman tersebut.
Meskipun tidak terungkap secara eksplisit bahwa game tersebut adalah GTA VI, banyak gamer telah mengantisipasi kedatangan GTA VI. Terlebih, kebiasaan R* merilis video game spin-off (cerita sampingan) seperti GTA Vice City Stories dan GTA Liberty City Stories telah berubah metode sejak awal era penggunaan game engine RAGE (Rockstar Advanced Game Engine) buatan R* tahun 2008.
Pada tahun tersebut, R* merilis GTA IV sebagai video game utama dalam serial GTA, kemudian merilis konten spin-off game tesebut, The Lost and The Damned dan The Ballad of Gay Tony sebagai konten tambahan (downloadable content, DLC) untuk GTA IV, alih-alih membuat kedua konten tersebut sebagai video game terpisah.
Game terakhir dalam serial GTA sebelum pengumuman GTA VI dirilis adalah GTA V, dirilis pada September 2013. Sebulan kemudian, mode online multiplayer untuk GTA V, bertajuk GTA Online, resmi diluncurkan.
Dalam satu dekade, GTA V telah diluncurkan untuk tujuh platform dan tiga generasi konsol berbeda. Awalnya, GTA V diluncurkan untuk PlayStation 3 dan Xbox 360. Setahun kemudian, R* merilis GTA V untuk PlayStation 4 dan Xbox One. Pada 2015, giliran pemain PC (komputer) yang dapat merasakan serunya menjelajah dan membuat kerusuhan di Los Santos setelah GTA V dilncurkan di platform toko video game Steam.
Enam tahun berselang, R* memperluas pangsa pasar video game PC dengan merilis GTA V di platform toko video game Epic Store. Akhirnya, pada tahun 2022, GTA V resmi dirilis untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X. Bahkan, banyak gamer yang mencak-mencak saat rilis untuk PS5 dan XSX diumumkan, karena mereka telah mengantisipasi pengumuman GTA VI alih-alih GTA V.
Selama satu dekade tersebut pula, R* memanen banyak kritik dari gamer. Selain karena GTA Online terus dilanda galat dan serangan cheater, serta kebergantungan pada pembelian mata uang dalam game menggunakan uang asli, Rockstar hanya memproduksi satu video game lain, yakni Read Dead Redemption 2 pada tahun 2018. Rilis tersebut sudah termasuk mode multiplayer untuk game tersebut, bertajuk Red Dead Online.
Bahkan, beberapa penggemar R* sempat pesimis dalam proses produksi GTA VI, setelah figur eksekutif R* dan produser seri GTA mundur dari jabatan mereka. Pertama, presiden rumah produksi Rockstar North, Leslie Benzies, undur diri dari jabatannya pada tahun 2016.
Kemudian, salah satu penulis seri GTA, Jeffrey "Lazlow" Jones, undur diri di tengah pandemi pada tahun 2020 untuk merawat keluarganya. Di tahun yang sama, adik Sam Houser, Dan Houser meninggalkan perushaan yang didirikannya untuk membentuk perusahaan video game baru.
Dalam proses pengembangan GTA VI, konten GTA VI sempat terbocorkan pada pertengahan 2022. “Kami mengalami serangan siber, dan seorang pihak ketiga secara ilegal telah mengakses dan mengunduh informasi rahasia kami, termasuk data pengembangan Grand Theft Auto selanjutnya. Kami sangat kecewa game kami dibagikan seperti ini, namun kami tetap akan melanjutkan pengembangan dan membagikannya kepada Anda ketika sudah siap,” tulis R* dalam pengumuman mereka.
Berdasarkan bocoran yang beredar, GTA VI digadang-gadang akan menjadi game GTA kedua dengan sistem multi-protagonis setelah GTA V, dimana pemain dapat berganti karakter sewaktu-waktu saat bermain. Selain itu, salah satu protagonis yang dimainkan akan menjadi protagonis perempuan pertama dalam seri GTA.
Selain itu, GTA VI diperkirakan berlatar lokasi di Vice City, replika fiksi dari kota Miami di dunia nyata. Sebelumnya, Vice City telah menjadi latar lokasi game GTA Vice City dan GTA Vice City Stories.
Hal ini sejalan dengan dua game GTA terakhir rilisan R*. Sebelumnya, GTA IV meneruskan kisah GTA III dan GTA Liberty City Stories yang berada di Liberty City, analogi fiksi dari kota New York. Kemudian, GTA V berlatar tempat di Los Santos, versi fiksi dari kota Los Angeles, delapan tahun setelah GTA San Andreas dirilis. (edo/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana