Pendapatan UMKM Naik hingga 50 Persen

M. Irvan Romadhon • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:40 WIB
BAZAR: Di sepanjang Jalan Mas Tumapel selama bulan Ramadan ada bazar UMKM yang bisa dimanfaatkan warga muslim untuk ngabuburit.
BAZAR: Di sepanjang Jalan Mas Tumapel selama bulan Ramadan ada bazar UMKM yang bisa dimanfaatkan warga muslim untuk ngabuburit.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) membawa berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bojonegoro. Maraknya kegiatan Agustusan tidak hanya mendongkrak usaha makanan dan minuman (mamin), tetapi juga jasa rias hingga sablon dan konveksi.

Ketua Creative Economy Center (CEC) Bojonegoro Adib Nurdiyanto mengatakan peningkatan pendapatan UMKM mulai terasa pada pekan ketiga hingga keempat Agustus. Kondisi tersebut seiring dengan semakin banyaknya kegiatan masyarakat dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

“Banyak kegiatan Agustusan,” ungkapnya.

Baca Juga: Jumlah UMKM Capai 100 Ribu Orang: Persaingan dan Modal Masih Jadi Tantangan

Adib menjelaskan, sejumlah sektor UMKM turut merasakan dampak positif momentum tersebut. Selain usaha makanan dan minuman, permintaan terhadap jasa rias serta usaha sablon dan konveksi juga mengalami peningkatan.

Menurut dia, peningkatan pendapatan UMKM makanan dan minuman diperkirakan mencapai 50 persen. Sementara itu, UMKM di sektor lainnya mengalami kenaikan sekitar 30 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan berbagai kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan bagi pelaku UMKM di Bojonegoro. (irv/zim)

 

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
CEC Bojonegoro mamin umkm