Empat Ribu Petani Blora Dikucuri Bantuan Produktif

Rahul Oscarra Duta • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 07:28 WIB
Bantuan Petani Cair Rp 33 Miliar
Bantuan Petani Cair Rp 33 Miliar

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM Program corporate social responsibility (CSR) berskala besar bakal menyasar kawasan perhutanan sosial di Kabupaten Blora. Sedikitnya 4 ribu petani hutan diproyeksikan menjadi penerima manfaat, pada program yang dijadwalkan mulai bergulir pada September mendatang.

Program tersebut mencakup lahan sekitar 2 ribu hektare yang tersebar di 11 desa dan dikelola tiga Kelompok Tani Hutan (KTH). Saat ini, usulan program telah melewati tahapan verifikasi teknis.

Wakil Ketua DPRD Blora Lanova Candra berharap, program CSR yang diupayakan bersama Pupuk Indonesia itu menjadi pengungkit ekonomi masyarakat sekitar hutan sekaligus memperkuat pengelolaan kawasan.

Baca Juga: Manfaat DBHCHT, Petani Tembakau Bojonegoro Rasakan Manfaat Bantuan Sarpras dari Pemkab

“Kick off direncanakan September mendatang. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan pengembangan agroforestri, sekaligus mengembalikan fungsi kawasan hutan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Selain program tersebut, Pemkab Blora juga menyiapkan bantuan produktif lain melalui skema CSR. Wakil Bupati Blora Sri Setyorini mendorong petani hutan tidak hanya mengandalkan hasil panen jagung, tetapi mulai mengembangkan usaha peternakan maupun perikanan. 

“Saya akan berupaya mencarikan dukungan melalui program CSR untuk bantuan bibit lele, ayam, maupun kebutuhan lainnya,” katanya.

Sementara itu, Penyuluh Pendamping KTH Masjid Baitur Mulyo Agung Wibowo mengatakan, pihaknya mulai mengarahkan petani menanam tanaman buah sebagai investasi jangka panjang. Tahun ini, sedikitnya 50 hektare lahan diusulkan untuk penanaman tanaman buah.

Baca Juga: Regenerasi Petani di Bojonegoro Dinilai Belum Berdampak Nyata

 “Ketika petani sudah beberapa tahun menanam jagung, nantinya tanaman buah dapat mulai dipanen sehingga nilai ekonominya akan lebih besar,” ujarnya.

 Ia menambahkan, KTH Masjid Baitur Mulyo saat ini mengelola kawasan perhutanan sosial seluas 759 hektare dengan izin selama 35 tahun. Namun, izin tersebut dievaluasi secara berkala sehingga pengelolaan kawasan harus tetap sesuai ketentuan dan menjaga fungsi hutan secara berkelanjutan. (hul/ind)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
Kabupaten Blora Ekonomi Wakil Bupati Blora Sri Setyorini csr Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto