RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Berdasarkan data kantor kementerian agama (kankemenag), angka perkawinan terus menunjukkan penurunan. Semester satu tahun ini juga mengalami penurunan dibandung tahun sebelumnya.
Pada 2025, selama enam bulan awal tercatat 4.466 perkawinan dengan usia di bawah 19 tahun sebanyak 177 calon pengantin (catin).
Sementara, di 2026 mengalami penurunan menjadi 4.164 perkawinan dengan usia di bawah 19 tahun sebanyak 121 catin. Angka ini terus menunjukkan penurunan.
Baca Juga: Tercatat 538 Catin Bojonegoro Langsungkan Pernikahan di Malam Sanga, Delapan Pasangan Nikah Dini
Pada 2023 tercatat sebanyak 9.566 perkawinan, turun menjadi 8.966 perkawinan pada 2024. Dan menjadi 8.900 perkawinan saat 2025.
Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kankemenag Bojonegoro Haris Rochman mengatakan, serius melakukan bimbingan perkawinan dan remaja usia nikah. Juga, konseling keluarga yang tetap berjalan. "Usia nikah secara garis besar mulai yang di bawah 19 tahun, 21 tahun, dan di atas 21 tahun," jelas Haris.
Dia menambahkan, sasaran bimbingan seluruh catin dan beberapa angkatan usia nikah. "Beberapa angkatan untuk yang sudah berkeluarga," beber dia.
Putri salah seorang warga Kecamatan Kota mengaku, di usia 18 tahun masih fokus pendidikan. Belum ada rencana menikah, terlebih dengan kondisi ekonomi nasional saat ini.
"In this economy ya enggak terlalu worth it (layak) untuk menikah, karena 19 juta lapangan kerja belum terpenuhi. Banyak yang lebih tua dari saya belum kerja. Jadi, masih fokus kuliah," katanya. (yna/msu)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah